Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Cerita

Omongan Tetangga yang Membawa Petaka

  Omongan tetangga, meski terkadang terdengar sepele, dapat memiliki dampak yang mendalam pada kesejahteraan psikologis seseorang. Pengalaman seorang teman saya memberikan gambaran nyata tentang bagaimana omongan tetangga bisa membawa dampak ekstrem hingga memaksa seseorang untuk pindah rumah. T eman saya diterima di kampus yang sama dengan saya, meskipun jurusan yang berbeda. Di awal perkuliahan, ospek jurusan (osjur) menjadi salah satu momen yang menentukan. Di kampus kami, osjur dilakukan pada tingkat dua, setelah mahasiswa masuk ke jurusan masing-masing. Dan kegiatannya menuntut mahasiswa untuk pulang malam. Kami diajarkan untuk saling menjaga antara teman seangkatan. Apalagi di Bandung ketika itu cukup rawan geng motor dan begal di malam hari. Jadi teman yang biasa berjalan kaki atau naik kendaraan umum akan diantar oleh teman yang bawa kendaraan. Teman perempuan saya sering diantar pulang oleh teman seangkatannya, yang kebetulan laki-laki. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai u

Terbeli dengan Teknologi

 Tak dapat disangkal, teknologi telah meresap ke dalam berbagai aspek kehidupan kita, termasuk dalam dunia fashion. Saya pribadi menemukan diri saya terbeli oleh produk-produk seperti Airism dan HeatTech dari Uniqlo berkat deskripsi teknologi yang digunakan. Uniqlo's Airism, seiring dengan namanya yang mengandung kata 'air', menjanjikan pengalaman berpakaian yang ringan dan nyaman. Dengan menggunakan teknologi inovatif dalam serat khusus, Airism menyajikan pakaian dalam dan innerwear yang mampu mengatur suhu tubuh dan menjaga kelembapan. Deskripsi ini, tanpa ragu, menjadi daya tarik utama yang membuat saya tertarik untuk mencobanya. Sementara itu, HeatTech dari Uniqlo menonjolkan dirinya sebagai solusi cerdas untuk menghadapi musim dingin. Dengan menggabungkan teknologi termal canggih dalam serat kainnya, HeatTech menjanjikan pakaian yang dapat menjaga suhu tubuh dan menghasilkan kehangatan tanpa memberatkan. Dalam hal ini, teknologi bukan hanya sekadar fitur, melaink

Banyak Bepergian untuk Menghilangkan Keharusan

  Hidup ini penuh dengan keharusan, entah itu kebiasaan yang dianggap wajib oleh diri sendiri atau norma-norma yang tercermin dari lingkungan sekitar. Teman-teman saya, misalnya, memiliki keharusan masing-masing. Ada yang merasa harus makan nasi setiap kali makan, ada yang merasa harus tidur dengan boneka favorit, dan ada pula yang merasa harus merokok setiap habis makan agar mulutnya tidak terasa asam. Namun, apa yang terjadi jika keharusan-keharusan ini tidak dapat diwujudkan, terutama saat kita berada di luar lingkungan yang akrab? Bagaimana jika kita berada di negara lain yang memiliki norma-norma berbeda? Misalnya, di Singapura, keharusan merokok setelah makan tidak selalu dapat dipenuhi dengan mudah, mengingat adanya aturan ketat terkait merokok di tempat umum. Di sinilah kita melihat perlunya untuk membongkar keharusan dan memberikan ruang bagi kebebasan tanpa batas. Salah satu cara untuk mengatasi keharusan-keharusan tersebut adalah dengan sering bepergian dan mengunjungi t

Mendengarkan Lagu Berulang-ulang, Apa yang Membuatnya Menarik?

Sejak zaman dahulu, musik telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Musik tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana ekspresi, refleksi, hingga meditasi. Dengan kemajuan teknologi dan kemudahan akses ke berbagai platform musik digital, muncul fenomena baru yang menarik untuk diamati: kebiasaan mendengarkan lagu yang sama berulang-ulang dalam jangka waktu yang panjang. Pernahkah Kamu menemukan video lagu di YouTube dengan durasi satu hingga sepuluh jam? Pada awalnya, saya merasa bingung. Siapa orang yang mampu mendengarkan lagu yang sama secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang begitu lama? Sebagai seseorang yang menikmati musik, saya sendiri seringkali merasa perlu untuk berganti lagu setelah diputar beberapa kali agar tidak bosan. Namun, ketika berkunjung ke tempat teman, saya menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut. Dengan mata fokus mengerjakan tugas, teman saya tampak tenggelam dalam alunan lagu Mr. Perfectly Fine oleh

Ma Kasih Atau Makasih? Memilih Antara Unik atau Konvensional

Ada beragam cara dalam berkomunikasi melalui teks. Dari cara menulis kata-kata, singkatan, hingga emoji, semua menjadi bagian dari dinamika komunikasi. Salah satunya adalah bagaimana kita mengekspresikan rasa terima kasih melalui teks. Kata terima kasih yang formal seringkali disingkat menjadi makasih untuk memudahkan pengetikan. Namun, ada juga yang memiliki cara unik dalam mengekspresikan rasa apresiasinya, termasuk saya . S aya memiliki kebiasaan menulis terima kasih dengan singkatan ma kasih dengan sengaja memberikan spasi di antara ma dan kasih . Kebiasaan ini saya dapatkan dari teman kuliah, Dhika ( M. Andhika Putra ) . Awalnya , saya menganggap cara penulisan tersebut sebagai ciri khas dalam berkomunikasi. Tak pernah ada komentar atau koreksi dari siapa pun mengenai hal ini, sampai suatu hari. Amel (Amelia Litania) , Husna (Husna Yuni Wulansari) , dan Jaw (Jawara Andra Patra) , beberapa teman di PDT ( Pre-Departure Training ) Australia Awards , memberikan tanggapan men

Mengenalkan Jurusan dengan Kunjungan

K eputusan memilih jurusan kuliah sering kali menjadi krusial dan membingungkan bagi para siswa SMA. Antara ekspektasi dan keraguan, beragam informasi mengenai pilihan jurusan dan universitas membanjiri pikiran mereka. Di tengah kondisi ini, mengenalkan jurusan di kampus kepada siswa dengan cara langsung, seperti melalui kunjungan ke universitas, menjadi sangat penting.       Beberapa sekolah, baik negeri atau swasta, memiliki program kunjungan belajar ( study tour ) yang mengunjung kampus-kampus favorit di Indonesia seperti Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Program ini sangat baik, karena selain mengenalkan jurusan juga memberikan kesempatan berkunjung langsung ke lingkungan kampus. Para siswa SMA bisa memvisualisasikan bagaimana mereka apabila sudah diterima di jurusan dan kampus impiannya. Kunjungan Sekolah ke Teknik Industri & Manajemen Rekayasa ITB Sayangnya, SMA saya di Bandung tidak pernah mengajakan kunjungan

Tempat Ketiga: Jembatan Antara Tempat Kerja dan Tempat Tinggal

Tengoklah seorang karyawan di sebuah perusahaan swasta, Budi, yang memulai paginya dengan alarm berdering, berkejaran dengan waktu, menyelam ke dalam rutinitas harian yang tak pernah berakhir. I a terjebak dalam pertarungan melawan waktu, mengatasi tantangan dan tekanan yang tiada henti. Setibanya di rumah, ia bukan lagi seorang manajer, tetapi seorang suami dan ayah yang harus membantu menyelesaikan PR anak-anaknya dan menyempatkan waktu berkualitas bersama keluarga. Malamnya, dengan mata yang mulai berat, ia mencurahkan sisa energinya untuk mempersiapkan presentasi esok hari dan menyisihkan waktu satu jam untuk kursus MBA ( Mas ter of Business Administration ) online , sebuah upaya untuk menaikkan level keilmuannya. Kita hidup di era yang serba cepat, di mana garis pemisah antara pekerjaan dan kehidupan pribadi kerap kali samar. Ada yang bekerja di rumah, juga ada yang bekerja di kantor . N amun banyak yang merasa bahwa kedua peran tersebut sulit dipisahkan. Di sinilah muncul ko

Menemukan Kekuatan dalam Kebiasaan

Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman budaya, dan seringkali keanekaragaman ini tercermin dalam latar belakang keluarga. Bagi saya, ketidakseragaman budaya tersebut termanifestasi melalui orang tua saya. Ibu saya berasal dari Bali, sementara ayah saya adalah orang Jawa-Sunda. Setelah menikah mereka tinggal di Bandung. Saya dilahirkan dan dibesarkan di Ibu Kota Jawa Barat ini . Setiap kali libur sekolah tiba, orang tua kami akan mengajak saya dan kakak saya untuk pulang ke Bali . Perjalanan lintas pulau ini adalah ritual tahunan bagi keluarga kami . D an itu selalu menjadi momen yang penuh kenangan. Kami memutuskan untuk menempuh perjalanan darat , yang m elewati berbagai tempat menarik dan memberi kesempatan untuk melihat tempat-tempat yang berbeda sepanjang perjalanan. Perjalanan dimulai pada pagi-pagi buta, saat matahari belum terbit di Bandung. Kami berangkat dengan semangat, penuh kegembiraan, dan tas penuh bekal. Rute perjalanan membawa kami melalui jalur Pa

Mengungkapkan Kekuatan Penyembuhan Onsen

Dalam cerita a nime dan manga, tertutama yang bergenre pertarungan dan petulangan , ada adegan para karakter mandi di pemandian air panas. Ajaibnya, luka-luka yang dialami sang tokoh bisa sembuh seketika. Salah satu aspek penyembuhan yang menarik dan seringkali ditampilkan dalam karya sastra dari Jepang ini adalah keajaiban dari sumber air panas alami yang dikenal dengan sebutan o nsen . Onsen , yang merupakan mata air panas alami yang berasal dari aktivitas geotermal di bawah permukaan bumi, telah menjadi salah satu warisan budaya Jepang yang masih d ilestarikan . Tempat ini tidak hanya memberikan penyembuhan bagi tubuh, tetapi juga untuk jiwa. Ada beberapa  kekuatan penyembuhan yang dimiliki kolam air panas ini , yang seringkali digambarkan dalam anime dan manga. Penyembuhan Fisik Manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh o nsen juga tak kalah penting. Air panas yang mengalir dari sumber alami dianggap dapat membantu menghilangkan kelelahan fisik, meredakan otot yang tegang, dan me

Konsep Pengujian dalam Pengembangan Produk Baru

  Beater , sebuah istilah yang disematkan kepada Kirito, tokoh utama dalam anime Sword Art Online. Kata ini merupakan gabungan dari kata Beta Tester dan cheater . Beta Tester merujuk kepada pemain yang dapat mencoba game (gim) saat masih versi beta dan sebelum diluncurkan ke publik. Cheater mengacu kepada Kirito yang dianggap curang dalam bermain. Anime yang sangat populer saat penayangannya tahun 2014 lalu bercerita tenang seratus orang yang terperangkap dalam sebuah gim, Sword Art Online (SAO). SAO merupakan gim berjenis Virtual Reality Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (VRMMORPG) . Para pemain masuk ke dunia virtual dengan menggunakan alat khusus yang berbentuk helm. Kesadaran mereka ditransfer ke dalam avatar pada permainan. Latar ceritanya adalah medieval fantasy (Eropa pada abad pertengahan dengan sentuhan sihir) . Kirito, merupakan salah satu orang yang terpilih sebagai pemain yang dapat mencoba gim terlebih dahulu. Ketika pemain lain kesulitan melawan bos musu

Etika Bertetangga saat Pindahan

 Sekarang, hubungan antar tetangga tidak sedekat dulu. Terutama di perkotaan, cukup sering dijumpai dua keluarga tinggal bersebelahan tapi tidak saling mengenal. Apalagi di tempat kost yang penghuninya dengan cepat berganti. Sangat mungkin terjadi para penghuni kost tidak saling tahu menahu. Padahal, tetangga merupakan orang tahu paling dulu apabila terjadi hal darurat. Mereka juga biasanya yang pertama kali membantu kita. Manga Yotsuba&to! pada salah satu chapter- nya menggambarkan adegan tetangga baru yang saling berkenalan. Yotsuba Kowai, gadis berumur tujuh tahun yang menjadi karakter utama, bersama ayahnya baru pindah ke sebuah rumah di Kota Tokyo. Mereka mengenalkan diri kepada tetangga-tetangganya. Ada juga sedikit hadiah dari daerah asalnya yang diberikan. Panel singkat di manga ini mengingatkan saya terhadap pengalaman ketika tinggal di tempat kost dahulu. Ketika pertama kali tinggal jauh dari rumah adalah saat kerja di Balikpapan. Saya tinggal di sebuah tempat kost ya

Kesenangan dalam Berbagi Buah Tangan

  Pada episode pertama anime Jujutsu Kaisen , diceritakan Gojo Satoru, seorang guru dari SMK Jujutsu di Tokyo, yang membeli oleh-oleh. Sang guru bersama muridnya Megumi, sedang dalam perjalanan dinas ke Prefektur Sendai untuk mencari sebuah objek terkutuk. Di tengah kesibukannya, ia masih menyempatkan diri untuk membeli Moci Kikufuku khas daerah tersebut. Moci Kifuku Khas Prefektur Sendai Hal ini mengingatkan sayat terhadap oleh-oleh setelah pulang dari perjalanan. Biasanya setelah bepergian saya membawa buah tangan untuk dibagikan ke keluarga dan teman kantor. Kalau perjalanan dalam negeri, saya biasanya hanya membelikan makanan. Menurut saya makanan dapat langsung dinikmati dan menunjukkan kekhasan suatu tempat. Apabila pergi ke luar negeri, ketika pulang saya juga membelikan cendera mata kecil seperti gantungan kunci atau magnet kulkas. Pernah suatu kali saya berpikir, rasanya budaya membelikan oleh-oleh merupakan budaya Indonesia yang cukup memberatkan. Kalau sedang berlibur de

Belajar Mindfulness dari One Shot Manga

Kebanyakan manga merupakan karya serial yang terbit secara berkala, baik mingguan ataupun bulanan. Sang pengarang dengan lihai membuat setiap akhir chapter menggantung sedemikian rupa sehingga membuat pembaca penasaran menunggu kelanjutannya.                 Penulisan karakter juga disusun agar menarik. Misalnya pada cerita One Piece, pembaca dibuat ingin tahu latar belakang cerita masing-masing anggota kru Topi Jerami serta menanti-nanti bagaimana mereka dapat meraih impiannya. Seiring bertambahnya jumlah chapter, perlahan pengarang memperlihatkan gambaran masa lalu para karakter.                 Selain berbentuk serial, ada juga manga yang hanya terbit dalam satu chapter saja. Jenis ini disebut sebagai one-shot manga.  Manga yang terdiri dari satu chapter ini dapat menyampaikan pesan utamanya hanya dalam beberapa halaman saja. Penulis menggunakan narasi, interaksi tokoh, latar tempat, dan alur cerita untuk memperkuat pesan tersebut. Terlepas dari bagaimana pembaca menangkapnya, manga

Terpesona dengan Kesan Pertama A Stepmother's Marchen

  Kesan petama amat penting untuk membuat impresi yang membekas. Bagi sebuah karya, hal yang pertama juga penting untuk menarik minat dari para pembaca. Membuat episode pertama pada film serial, chapter pertama dalam sebuah komik, dan bab pertama dalam sebuah novel yang memikat merupakan bentuk tantangan bagi pencipta. Apabila sudah tercantol perhatiannya, penggemar akan dengan senang hati melanjutkan untuk menikmati karya tersebut. Dalam membaca komik yang berseri biasanya saya memutuskan akan lanjut membaca atau tidak setelah melihat chapter yang paling awal. Jika ceritanya membuat penasaran, saya akan lanjut membaca. Namun, jika tidak ada “klik” saat membaca, kecil kemungkinan untuk saya meneruskannya. Salah satu komik dengan chapter pertama yang membuat saya kagum adalah A Stepmother’s Märchen. Karya ini adalah sebuah manhwa (komik dari Korea) yang diadaptasi dari web novel dengan judul yang sama. Bagian yang memikat saya adalah gaya bercerita dan artwork- nya. Ceritanya dimu

Beragam Jadwal Rotasi Kerja

  Sebelumnya saya hanya tahu hari kerja yang umum, antara Senin sampai Jumat dan Sabtu Minggu libur. Makanya hari Senin sampai Jumat disebut dengan weekdays atau hari kerja serta hari Sabtu dan Minggu dikenal dengan weekend atau akhir pekan. Ada juga jadwal kerja yang masuk dari hari Senin sampai Sabtu dan libu pada hari Minggu. Jadwal kerja yang agak berbeda saya pernah mendengarnya di industri tambang dan migas. Ada yang jadwalnya setiap dua bulan sekali mendapatkan jatah libur selama tujug hari. Ketika kuliah, saya menghindari bekerja di perusahaan ini karena merasa waktunya tidak bebas dan liburnya hanya sedikit. Walaupun ternyata akhirnya saya berkarir di salah satu perusahaan migas setelah lulus. Saya dapat penempatan di kantor pusat Balikpapan di bagian Human Resource Management . Jadwal pekerjaan di kantor Balikpapan yang banyak berurusan dengan administrasi, seperti di perusahaan pada umumnya. Hari kerja dari Senin sampai Jumat dan liburnya pada akhir pekan. Jadwal ini dik