Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Film

Pelajaran dari Lagu When Will My Life Begin: Peningkatan Produktivitas tanpa Distraksi Gawai

Film animasi Disney biasanya menyajikan hadir dengan pesan mendalam yang dapat diambil oleh setiap usia. Tak hanya dari cerita, ada juga lagu di dalam film yang membua saya teringat akan suatu pelajaran. Salah satunya adalah film Tangled , yang mengisahkan seorang putri bernama Rapunzel yang hidup terkurung dalam sebuah menara tinggi tanpa pintu keluar.        Lagu When Will My Life Begin? yang dinyanyikan di awal film sebenarnya menggambarkan rutinitas harian Rapunzel yang begitu monoton . Di tetapi juga memperlihatkan betapa produktifnya ia walau tinggal di tempat yang terbatas . 7 AM, the usual morning lineup Start on the chores and sweep 'til the floor's all clean Polish and wax, do laundry and mop and shine up Sweep again and by then it's like 7:15 And so I'll read a book, or maybe two or three I'll add a few new paintings to my gallery I'll play guitar and knit and cook and basically Just wonder, when will my life begin? Then after lunch,

3 Inspirasi Kebijakan Hidup dari Sekuel Film Avatar

Sekuel biasanya di- relase mengikuti tamatnya sebuah prekuel. Dalam anime banyak seri sudah tamat dan dibuat seri lanjutannya, entah versi tokoh utama yang lebih dewasa atau anak sang tokoh utama yang memulai cerita baru. Terutama pada genre shounen yang target pasarnya remaja, seri sekuel diterbitkan untuk tetap menggaet segmen ini walau sudah tumbuh dewasa dengan mengangkat konsep ‘petualangan tidak pernah berakhir’. Misalnya seri Dragonball yang sudah tamat lalu dilanjutkan dengan cerita anak-anaknya Goku dan Vegeta. Konsepnya masih sama dan cerita perkelahiannya tetap seru, tapi tongkat estafetnya sudah dioper ke generasi baru. Pada cerita Boruto: Naruto Next Generations, seperti judulnya cerita berfokus pada Boruto, yang merupakan putra dari Naruto yang sudah menggapai mimpinya untuk menjadi pemimpin desa, yang melanjutkan petulangan sang ayah bersama teman-teman satu generasinya. Bagi saya, ada salah satu sequel yang memberikan kesan mendalam, bahkan membuat melankolis. Sekuel

Mati Lampu Ketika Nonton di Bioskop itu Rasanya... SERU!

Suicide squad adalah film terbaru dari DC Comics yang bercerita bagaimana penjagan-penjahat berkekuatan super (super villain) berjuang mengalahkan musuh yang akan menghancurkan bumi. Film ini menarik karena jarang film yang membahas dari segi antagonis. Awalnya Saya tidak ngeh mengenai film ini. Setelah diceritakan oleh rekan-rekan bahwa di film ini ada Joker yang diperankan oleh Jared Leto dan sempat ramai diperbincangkan, akhirnya Saya memutuskan untuk menontonnya. Saya bersama Mas Galieh (Galieh Wicaksono), Taufiq (Al Taufiq Arifin), Mimin (Muslimin), Aini (adiknya Mimin), dan Malik (Abdullah L Malik) memutuskan untuk menonon Suicide Squad di hari penayangan premier-nya, pada hari Rabu, 3 Agustus 2016, pukul 18.00 WITA di Mall Balcony Balikpapan. Harga tiket nonton di Balcony terbilang cukup murah, pada hari biasa adalah Rp 45.000. Terlebih dulu kami membeli tiketnya online dengan member Mas Galieh. Poster Suicide Squad di Bioskop Kami keasyikan ngobrol, baru s