Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kuliah

Siapa yang Sebenarnya Ingin Masuk Jalur Internasional?

 ITB rutin mengadakan open house untuk mengenalkan jurusan-jurusan, baik untuk jenjang S1 maupun pascasarjana. Kampus Gajah ini juga biasa menyelenggarakan open house untuk program internasional. Di tahun 2023, open house kelas internasional diselenggarakan di kampus yang baru di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Pada tahun ajaran 2023/2024, ada enam kelas internasional dan 18 jalur internasional yang dibuka. Seluruhnya disebut dengan International Undergraduate Program (IUP) . Jurusan S1 Teknik Industri pertama kali membuka jalur internasional pada tahun ini. Jalur seleksinya terpisah dengan program reguler. Saya mewakili Fakultas Teknologi Industri (FTI) untuk menjaga stand FTI diacara open house bersama dua orang mahasiswi FT (Fisika Teknik). Open House program internasional memang tidak seramai open house pendidikan yang diselenggarakan di Sabuga Bandung. Bentuknya lebih seperti consultation booth . Tamu yang hadir dapat berkonsultasi dan bertanya-tanya tentang jurusan yang diminati.

Jangan Laminating Dokumen Penting

   Menyimpan dokumen penting dengan melaminatingnya tampaknya menjadi praktik yang lumrah dan dianggap cara efektif untuk melindungi dokumen dari kerusakan. Mulai dari akte kelahiran, kartu keluarga, hingga ijazah, tempat-tempat fotokopi biasanya menerima dan melayani permintaan ini. Namun, apakah pernah terpikir bahwa praktik ini justru bisa membawa dampak negatif? Di luar negeri, laminating dokumen penting seperti ijazah bukanlah praktik yang diterima. Saya pernah membaca sebuah thread di Twitter tentang k isah seorang mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan S2 di Jerman. Saat diminta untuk menunjukkan ijazah dan transkrip S1nya dari Indonesia yang telah dilaminating, pihak kampus menolak karena dokumen yang sudah dilaminating tidak dapat dicek keabsahannya. Setelah membaca thread tersebut, saya sempat teringat dokumen ijazah dan transkrip S1 juga S2 saya yang dilaminating. Namun saya mengira mungkin hanya berlaku di Jerman saja, tidak negara lain. Fakta ini baru saya ala

Pengabdian Masyarakat Kepada Industri

 Mendapatkan kesempatan untuk mengecap pendidikan di perguruan tinggi merupakan sebuah keistimewaan. Tak semua orang mempunyai peluang tersebut. Oleh karena itu, dalam lingkup perguruan tinggi, peran seorang akademisi tidak hanya terbatas pada mengajar dan belajar. Melainkan, mereka diharapkan untuk menjalankan apa yang disebut sebagai Tri Dharma Perguruan Tingg i, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Sebagai seorang mahasiswa, pengertian saya tentang pengabdian masyarakat awalnya terbatas pada kegiatan seperti mengajar anak-anak, membersihkan lingkungan, membagikan makanan gratis, atau memberikan bantuan kepada korban bencana alam. Di bidang akademik, pengabdian masyarakat juga sering melibatkan proyek-proyek yang relevan dengan jurusan, seperti mahasiswa teknik elektro yang membantu mendirikan pembangkit listrik di desa terpencil atau mahasiswa teknik sipil yang membangun jembatan penyebrangan antar desa. Sebagai contoh, pada suatu kesempatan, angkatan saya

Dua Perspektif Berbeda tentang Kuliah Doktoral

Pendidikan tinggi merupakan fondasi penting dalam membangun karier akademik, terutama bagi mereka yang bercita-cita menjadi dosen di perguruan tinggi. Di banyak institusi, pendidikan S3 telah menjadi syarat minimal untuk mencapai posisi dosen. Selain menjadi pintu masuk ke dunia akademik, pendidikan doktoral juga menawarkan kesempatan untuk melakukan penelitian yang memberikan kontribusi ilmiah baru di bidang tertentu. Namun, di balik semua itu, perjalanan pendidikan setelah S2 ini juga memiliki dinamika yang unik dan perbedaan perspektif yang menarik untuk dieksplorasi. Perkuliahan doktor ditempuh dalam durasi yang lama, biasanya 3-5 tahun atau bahkan lebih. Mahasiswa harus menghadapi tantangan dan komitmen yang besar dalam menyelesaikan penelitian mereka. Namun, di balik perjalanan yang panjang ini, terdapat dua perspektif berbeda yang pernah saya dengar tentang menjalankan kuliah S3. Kontribusi Keilmuan Saat Penelitian Doktor. Sumber:  Researchgate Salah satu perspektif datang dar

Maraton Baca Manga: Ingat Saat Membaca, Lupa Setelah Beberapa Lama

  Umumnya manga terbit dalam bentuk   chapter  (bab) yang terdiri dari belasan hingga 20-an halaman setiap minggu atau setiap bulan. Jika sebuah manga sudah memiliki ratusan bab, maka dapat dipastikan sudah beberapa tahun berlalu sejak judul tersebut pertama kali dipublikasikan. Semakin lama manga tersebut terbit, biasanya fan juga semakin banyak.   Maraton Baca Manga Bleach  adalah satu satu manga legendaris yang memiliki basis penggemar yang besar. Manga karangan Tite Kubo- sensei  ini pertama kali terbit tahun 2001. Pada masanya manga ini sempat mendapat julukan  Big Three,  bersama  One Piece  dan  Naruto. Adaptasi anime  Bleach  juga mendapat antusiasme yang tinggi dari para penggemarnya. Cerita dari manga ini ditutup dengan  arc  (bagian cerita)  “Thousand Year Blood War Arc ” (TYBWA) pada tahun 2006. Sayangnya anime  Bleach  pada tahun 2012 selesai diproduksi tanpa mengadaptasi  arc  terakhir dari manganya. Setelah sepuluh tahun berlalu ada studio anime yang mengumumkan sedang m

Sambutan yang Tak Membosankan

 Sambutan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari acara-acara di Indonesia. Seorang pejabat pasti pernah atau bahkan sering memberikan sambutan dalam karirnya. Selain pejabat, banyak juga posisi yang mengharuskan seseorang menyampaikan kata-kata pembukanya, misalnya ketua panitia acara, perwakilan wisudawan, dan orang yang berulang tahun. Oleh karena itu kemampuan public speaking untuk menyampaikan sambutan merupakan hal yang penting untuk dimiliki. Sayangnya banyak orang yang kemampuan bicara di depan publik masih jauh dari kata baik. Seringkali kita mendengarkan sambutan yang hanya membacakan teks dengan nada datar. Mata si pemberi sambutan hanya terpaku pada tulisan tanpa memandang audiensnya. Sangat mungkin audiens akan bosan dan kehilangan perhatian. Memberikan sambutan dengan teks tidak salah. Apalagi acara formal seperti kegiatan kenegaraan, pejabat diharuskan membaca teks yang sudah disusun terlebih dahulu. Alasannya salah satunya supaya terhindar dari kesalahan berbicar

Pokemon Video Game Championship dan Olimpiade Renang

Pernahkan kamu menjadi serius terhadap sesuatu dari hal yang kecil? Ada orang yang dari kesenangannya memasak akhirnya membuka usaha kuliner. Ada juga pemuda yang awalnya iseng-iseng bermain kartu bisa menjadi juara dunia Bridge. Dari kecintaan terhadap binatang peliharaan, akhirnya seorang anak berkarir sebagai dokter hewan. Permainan Pokemon yang dimainkan sejak kecil menggiring saya ke jalur olahraga elektronik ( esport ). Esport yang sedang populer, salah satunya adalah Pokemon Video Game Championship (VCG). VGC memiliki tingkat kesulitan yang jauh berbeda dengan bermain gim kasual di konsol karena melibatkan banyak strategi yang kompleks. Jika bermain di alat Nintendo DS ibarat mengerjakan soal Matematika SD, maka berkompetisi di VGC bagai berhadapan dengan soal Kalkulus di perguruan tinggi. Ketertarikan saya dengan VCG dimulai dari tak sengaja mencoba bermain gim Pokemon Reborn. Gim buatan fan ( fan-made game ) ini terkenal dengan tingkat kesulitannya yang setinggi langit

Sulit Bagi Sebagian Orang, Mudah Bagi Sebagian yang Lain

Suatu perkara yang sukar bagi sebagian orang bisa jadi enteng bagi sebagian lainnya. Masalah yang butuh berhari-hari untuk diselesaikan, terkadang oleh orang lain selesai dalam waktu singkat. Tantangan yang perlu dilakukan berkali-kali hingga akhirnya dapat ditaklukkan, malah ada orang yang berhasil dalam sekali mencoba. Tantangan Tersulit dalam Bermain Sebuah Gim Pokemon Reborn merupakan gim ( game ) buatan penggemar yang terkenal dengan level kesulitannya yang tinggi. Karena gim ini dibuat tanpa ada batasan pangsa pasar untuk dijual kepada anak-anak, pengembang gim bebas berkreasi mengatur tingkat kesukarannya. Banyak tantangan di dalam gim yang tidak dapat diselesaikan dengan cara biasa. Dalam gim Pokemon, pemain melawan musuhnya dengan menggunakan satu tim yang terdiri dari enam ekor Pokemon. Selain permainan anak-anak biasa, Pokemon juga memiliki kompetisi kelas dunia. Dan biasanya pemain yang mengikuti kompetisi menyusun timnya dengan sedemikian rupa agar bisa mengalahkan lawan-l

Makin Tinggi Ilmu, Makin Mudah untuk Berbagi

Banyak orang yang semakin mendalami suatu bidang, semakin mudah juga untuk berbagi. Peribahasa yang biasa kita dengar tentang ilmu padi yang semakin berisi semakin merunduk, membuat saya berpersepsi bahwa semakin pintar seseorang maka ia perlu menjadi semakin tertutup. Namun anggapan saya dipatahkan dengan contoh orang-orang yang tinggi ilmunya malah semakin terbuka untuk membagikan pengetahuannya. Kemurahan Hati Juara Dunia untuk Berbagi Pokemon merupakan salah satu franchise permainan yang paling populer. Selain bermain menggunakan konsol seperi Nintendo Switch, para penggemar juga senang menantang diri dengan bermain competitive Pokemon game secara daring . Permainan kompetitif ini mengarahkan pemain untuk menyusun tim dan merancang strategi untuk dapat mengalahkan lawannya. Bahkan terdapat kejuaraan dunia untuk kompetisi ini. Kemampuan untuk bersaing secara kompetitif ini belum tentu bisa diperoleh hanya dengan bermain biasa saja. Lini gim Pokemon yang utama ( main series Pokemon

Panduan Bermain Game yang Saling Melengkapi

Dalam menjalani kehidupan manusia butuh panduan. Untuk mendapatkan petunjuk ini, sebagian manusia memilih untuk mengikuti agama dan kitab suci. Saat berusaha untuk menamatkan gim ( game ) seringkali pemain butuh arahan. Perusahaan pengembang gim jarang memberikan panduan lengkap. Biasanya para fan (penggemar) yang merampungkan walkthrough (panduan) komprehensif tentang langkah-langkah yang pertu ditempuh pemain agar dapat menyelesaikan seluruh tantangan pada gim tersebut. Dua Panduan Gim dengan Gaya yang Berbeda Untuk gim beraliran adventure dan RPG ( Role Playing Game), bagi saya walkthrough merupakan suatu komponen penting untuk mendampingi bermain. Jika sedang tersendat dalam perjalanan atau bingung ke mana harus pergi, saya membaca panduan untuk mendapatkan arahan yang lebih jelas. Saya tidak mau membuang waktu dengan berkeliling mencari petunjuk jika sudah terjebak. Lebih baik langsung menggunakan panduan dari pemain lain yang sudah lebih dahulu menapaki poin-poin cerita pada gim

Angka Kekuatan Bukanlah Segalanya dalam Pertarungan Pokemon

Pada main series game Pokemon seperti Pokemon Red dan Pokemon Blue, pertarungan antar Pokemon dilakukan degan cara turn based (berbasis giliran), seperti catur . Setiap Pokemon secara bergantian melakukan serangan dalam satu giliran. Untuk menentukan giliran ini, ada nilai status yang dipertimbangkan. Jika Pokemon tersebut memiliki angka speed yang lebih tinggi dibadingkan lawannya, ia akan bergerak duluan. Apabila seekor Pokemon memiliki Attack atau Special Attack yang besar, damage yang ditimbulkan besar. Namun jika nilai kekuatannya tidak terlalu besar maka serangannya pun tidak terlalu kuat. Selain Speed, Attack, dan Special Attack, terdapat pula variabal Defence, Special Defence, dan HP ( Health Point ). Ketujuh variable ini, yang dikenal dengan BST ( Base Stats Total ), menjadi kekuatan dari jenis Pokemon tersebut. Base Stats Total Tidak Selalu Menjamin Kemenangan dalam Pertaruangan Konsep umumnya adalah semakin tinggi BST, semakin kuat pula Pokemon tersebut. Terdapat 16 t

Belajar Menyusun Proposal Tugas Akhir dari Masukan Laporan Kerja Praktik

 Pada kurikulum jurusan Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa di Institut Teknologi Bandung (ITB), penelitian skripsi atau Tugas Akhir (TA) dibagi menjadi dua mata kuliah. Pada semester 7 mahasiswa mengambil mata kuliah TA 1 yang membahas mengenai metode penelitian, panduan penulisan dan presentasi karya ilmiah, serta menulis proposal penelitian. Di semester 8 idealnya pada mata kuliah TA 2 mahasiswa melajutkan penelitian yang proposalnya telah disusun sebelumnya. Jika TA 1 masih ada pertemuan tatap muka dengan dosen di kelas, TA 2 pertemuannya hanya dengan dosen pembimbing masing-masing. Mbak Anggi (Anggita Leviastuti), salah satu dosen di jurusan Teknik Industri (TI) ITB mengisi salah satu pertemuan kuliah TA 1 dengan menarik. Saat materi tentang penulisan proposal, beliau tidak membawakan materinya hanya dengan menjelaskan materi. Tetapi beliau menjelaskan dengan studi kasus laporan yang sudah dibuat oleh mahasiswa. Peserta kuliah TA 1 sudah menjalankan Kerja Praktik (KP) di pe

Menjelaskan Perbedaan Jurusan Tanpa Mendiskreditkan

 Institut Teknologi Bandung (ITB) punya banyak jurusan yang terdengar mirip, misalnya ada program studi Teknik Geologi dan Teknik Geodesi. Ada juga Teknik Material dan Teknik Metalurgi, padahal kedua beda fakultas. Orang umum masih banyak yang belum tahu mengenai perbedaan antara beberapa jurusan di ITB. Bahkan mahasiswa atau sivitas akademika lainnya di kampus gajah ini masih banyak yang bingung kalau ditanya apa bedanya jurusan satu dengan lainnya. Open House Pendidikan ITB merupakan salah satu kegiatan untuk mengenalkan jurusan-jurusan yang ada di ITB, mulai dari pendidikan, penelitian, fasilitas, kemahasiswaan, program khusus, dan kegiatan lainnya, kepada masyarakat secara luas. Calon mahasiswa, orang tua, dan guru dapat menggali beragam informasi mengenai ITB dan program studi yang ada. Ada 12 stan yang mengakomodasi setiap sekolah dan fakultas, yang dipasang pada event pameran pendidikan sarjana yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung ini. Banyak anak

Tantangan dalam Mengenalkan Jurusan

 Ternyata menjelaskan mengenai jurusan kuliah kepada teman-teman SMA merupakan suatu tantangan tersendiri! Institut Teknologi Bandung mengadakan open house pendidikan pada tanggal 2—4 Desember 2022. Calon mahasiswa dan masyarakat umum dapat menggali informasi mengenai program pendidikan sarjana di kampus ITB. Setiap fakultas dan sekolah memiliki stan yang dapat dikunjungi untuk bertanya mengenai jurusan-jurusan yang ada di dalamnya. Menjelaskan tentang Jurusan dengan Bahasa yang Mudah Dipahami Mahasiswa dan dosen yang menjaga booth perlu menjelaskan mengenai program studi kuliah dengan bahasa yang sesederhana mungkin agar dapat dipahami oleh anak-anak SMA dan SMK yang berkunjung. Informasi yang biasanya ditanyakan mulai dari belajar apa, apa yang membedakan belajar di sekolah dengan universitas, prospek karir, hingga tips belajar agar dapat tembus seleksi ujian masuk kampus. Seringkali saat menjelaskan, penjaga stand menggunakan istilah-istilah asing yang belum dipahami siswa SMA pad