Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Museum

Kaligrafi Arab Macan Ngali di Museum Sribaduga Bandung

Salah satu koleksi di Museum Sribaduga Bandung yang menarik perhatian saya adalah kaligrafi bergambar macan ali. Macan Ali adalah panji kesultanan cirebon yang bergambar harimau (macan). Bentuk macan tersebut disusun dari kaligrafi kalimat Syahadat . Gambar tersebut dilukis berdasarkan piktogram stilasi dari "Macan Duduk" dengan medium kaca. Seni lukis kaca di Cirebon ada sejak abad ke-17 Masehi. Seni lukis ini memiliki peran penting dalam penyebaran Islam di Cirebon. Motif dan corak khas Islam berupa kutipan ayat Al Qur'an dan Hadist mudah ditemui pada peninggalan Panembahan Ratu di Cirebon. Media dakwah yang digunakan antara lain seni lukis kaca dan seni lukis wayang. Jika diperhatikan lebih lanjut, kaligrafi ini dapat memadukan nilai-nilai islam dengan budaya Cirebon yang kental. Bentuk gunungan yang berada di bawah kaki macan merupakan motif batik Mega Mendung, yang memiliki arti awan mendung. Karya seni ini merupakan bukti bahwa agama dan budaya dapa

Belajar Kriptografi di Museum Sandi Jogjakarta

Leon Alberti Disc Kriptografi adalah ilmu yang memelajari tentang penyembunyikan informasi dari pihak ketiga dengan menggunakan sandi (code). Salah satu metode sandi yang paling sederhana adalah menggunakan Leon Alberti Disc . Gantungan kunci di atas merupakan model sederhana dari piringan kode yang diciptakan oleh Pak Leon Alberti . Miniatur Leon Alberti Disc ini dapat diperoleh di museum sandi di Jogjakarta. Cara penggunaannya adalah dengan mengganti huruf-huruf dalam kalimat atau kata yang ingin dienskripsi dengan mengacu pada lingkaran kombinasi huruf. Pertama kita tentukan huruf kuncinya, misalkan A=O. Maka kita geser lingkaran dalam sehingga huruf O sejajar dengan huruf A (seperti pada gambar). Selanjutnya huruf-huruf yang ingin dijadikan kode diubah dengan abjad yang ada pada lingkaran dalam.  Misalkan kata "AKU" (huruf di lingkaran luar) diubah menjadi "OYI" (huruf di lingkaran dalam). Cara menerjemahkannya pun tinggal d i balik, ubah huruf

Dahor Heritage, Museum Pertama di Balikpapan

Impian warga Balikpapan untuk memiliki tempat memamerkan koleksi sejarah dan benda-benda antik agaknya terjawab setelah museum pertama di Balikpapan diresmikan pada awal bulan Juni ini. Museum yang berlokasi di daerah Dahor ini dinamakan Dahor Heritage. Daerah Dahor berada di antara pasar Pandan Sari dan Hotel Blue Sky Balikpapan. Sebagian warga lokal menyebut daerah ini sebagai rumah Belanda. Alasannya mungkin karena ada beberapa rumah peninggalan Belanda yang berjejer sepanjang daerah ini. Memang belum ada palang ataupun tanda yang menandakan lokasi museum ini, tapi lokasi yang dijadikan museum dapat dilihat dari rumah panggung yang paling ramai dikunjungi.   Logo Museum Dahor yang Baru Museum Dahor sedang menggelar pameran foto kota Balikpapan di masa lalu. Hari Sabtu, 18 Juni 2016 sewaktu Kami berkunjung, kebetulan merupakan hari terakhir pameran tersebut. Sekitar pukul 13 WITA, Saya, Mas Taufiq (Al-Taufiq Arifin) dan Mas Malik (Abdullah L. Malik) menambatkan