Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label One Piece

Mengenang Kenangan Melalui Lagu Memories di One Piece

Anime One Piece bukan sekadar tayangan hiburan bagi saya, melainkan bagian tak terpisahkan dari masa kecil dan remaja. Ingatannya seakan-akan tertanam di pikiran dan jiwa, mengiringi pertumbuhan saya dari hari ke hari. Saya mengikuti ceritanya dari mulai menonton di siaran televisi pada pagi hari Minggu, hingga episode terbaru. Karena jumlah episodenya sudah banyak, daftar lagu dari anime One Piece juga sudah panjang. Salah satu l agu yang terpatri di ingatan saya adalah lagu Memories dari Maki Otsuki. Lagu ending pertama anime tentang petualangan kru bajak laut Topi Jerami ini bagi saya bukanlah sekadar lagu, melainkan simbol dari awal petualangan saya bersama Luffy dan kawan-kawannya. Setiap kali mendengarnya, otak saya memutar memori-memori masa lalu. Karena merupakan lagu ending yang pertama lagu ini juga menjadi ikonik yang mengiringi para kru Topi Jerami menggapai impian mereka. Tujuan Luffy, sang karakter utama, adalah menemukan harta karun One Piece yang legendaris unt

Kehebatan Mangaka dalam Melakukan Foreshadowing

 Manga One Piece yang ditulis oleh Eiichiro Oda telah menjadi salah satu karya sastra populer di seluruh dunia. Selain cerita yang menarik dan karakter yang beragam, kehebatan Oda dalam merancang foreshadowing juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemarnya. Foreshadowing adalah teknik sastra yang digunakan untuk memperkenalkan dan membangun karakter, plot, atau tema pada cerita yang akan datang. Dalam serial One Piece , foreshadowing sering digunakan oleh Oda -sensei untuk mengarahkan pembaca ke alur cerita dan plot yang akan datang . B ahkan dalam beberapa kasus, foreshadowing tersebut muncul puluhan bahkan ratusan chapter sebelum plot sebenarnya terungkap. Salah satu foreshadowing terkenal dalam cerita ini adalah penggambaran tentang empat Yonkou di halaman cover komik One Piece volume 25. Yonkou atau empat kaisar laut adalah empat bajak laut terkuat di dunia One Piece . Mereka diberi gelar tersebut karena memiliki kekuatan yang besar dan dapat mengancam k

Memori yang Tertinggal di Wano

  One Piece merupakan manga yang favorit bagi banyak orang. Manga yang menceritakan tentang seorang pemuda yang ingin menjadi raja bajak laut ini sering mengaduk-ngaduk perasaan pembacanya. Mengikuti cerita demi cerita, pembaca dibuat senang, sedih, terharu, dan pastinya penasaran terhadap kelanjutan kisah petualangannya.               One Piece juga menjadi manga yang paling saya suka. Namun sudah sejak lama saya tidak melanjutkan membaca komiknya. Terakhir kali saya membaca manga karangan Eiichiro Oda- sensei ini pada tahun 2019, saat cerita baru memasuki arc Wano. Pilihan untuk tidak lagi membaca ketika itu bukan karena tidak suka dengan ceritanya. Malahan saya sangat suka dengan bagian tersebut, yang membuat saya tidak mau merasa penasaran setiap selesai membaca sebuah chapter yang keluar setiap minggu. Saya ingin menunggu jumlah chapter yang keluar lebih banyak, jadi bisa membaca sekaligus.               Ternyata setelah lebih dari tiga tahun, saya belum melanjutkan kembali

Merasakan Bertualang Seluruh Jepang Lewat Album Lagu One Piece Nippon Judan!

Poster Promosi Saat Launching Seri Album One Piece Nippon Judan! Sumber: http://www.wattpad.com/ One Piece Nippon Judan! 47 Cruise CD adalah kumpulan seri lagu mengenai keempat puluh tujuh prefektur (semacam provinsi) di Jepang yang dinyayikan oleh voice actors yang mengisi suara karakter-karakter di anime One Piece. Lagu-lagu ini diluncurkan ke pasaran tanggal 28 Januari 2015. Secara umum, tiap karakter menyanyikan satu buah lagu yang mewakili prefektur yang cocok dengan karakter yang dibawakan tokoh tersebut di anime. Terdapat 47 album lagu yang menggambarkan kekhasan setiap prefektur yang dituangkan dalam lirik lagu, cover album dan instrument musik yang digunakan. Lucu juga ngedengerin pengisi-pengisi suara di anime karangan Eichiro Oda ini nyanyi. Selain nyanyian ada yang bentuknya kayak musikalisasi puisi (bacain puisi sambil diiringi musik), misalkan kayak lagunya Boa Handcock dan Bartholomew Kuma. Selain single ada juga yang dinyanyin sama lebih dari sa