Senin, 03 September 2018

Tips Membuat Cue Card MC yang Keren dengan Mudah, Murah, dan Tahan Lama

Bagi seorang pembaca acara (MC) cue card merupakan salah satu barang yang wajib di bawa untuk melancarkan penampilan. Biasanya sang pembaca acara menuliskan susunan acara, nama dan gelar pembicara, serta hal penting lain mengenai acara yang sedang dipandu. Cue card  (sebagian orang menyebutnya que card) ini tidak hanya berguna bagi MC, tetapi juga bagi moderator atau public speaker untuk mencatat poin-poin penting yang akan disampaikan ketika berbicara. Ketika tes IELTS, bahkan kita akan diminta membuat cue card sebelum melakukan long speech selama 1 s/d 2 menit di tes speaking part 2.

Cue card yang tidak disiapkan dengan baik seringkali akan mengganggu penampilan ketika di atas panggung, bisa karena ukurannya yang terlalu besar atau terlalu kecil, desainnya yang kurang menarik atau alasan lainnya. Pengalaman saya memandu sebuah acara sharing session di sebuah kompetisi keilmuan jurusan Teknik Industri beskala internasional, panitia membuatkan cue card yang seukuran ¾ kali kertas A4. Jadinya tidak nyaman dipegang. Belajar dari hal tersebut, pada beberapa kesempatan menjadi MC, saya menyiapkan terlebih dahulu cue card yang nyaman di gunakan.

Beberapa Cue Card yang Pernah Saya buat untuk acara Kampus, Relawan dan Unit Kegiatan Mahasiswa

Berikut ini adalah beberapa tips membuat cue card untuk MC dengan ukuran yang pas, dapat digunakan berulang-ulang dan tidak membutuhkan biaya yang besar. Bahan dasar yang saya gunakan adalah kartu pos. Ukuran kartu pos standar (8,9 x 12,7 cm) akan nyaman di genggaman tangan. Bisanya saya mendapatkan kartu pos di kantor pos. Di kantor pos Bandung (Jl. Asia Afrika), kartu pos bisa diperoleh dengan harga Rp2.500/lembar. Desain depan kartu pos tidak terlalu penting karena akan tertutup dengan logo atau gambar acara kita nanti.

Tampak Depan Kartu Pos yang Saya Gunakan

Selanjutnya, dengan menggunakan Ms Word buat text box atau rectangle shape dengan ukuran yang sama dengan postcard. Kemudian persegi panjang tersebut bisa disi dengan logo acara, foto kegiatan atau desain publikasi acara. Agar dapat dipakai berulang-ulang, bisanya Saya menggunakan logo organisasi atau instansinya. Dengan mencantumkan logo kampus misalnya, cue card ini bisa digunakan dalam beragam acara kampus, baik formal maupun informal.

Contoh Desain Cue Card yang Spesifik untuk Acara Tertentu

Jumlah yang dibuat juga dapat disesuaikan dengan jumlah MC yang akan memandu, apakah akan tandem atau sendiri. Saran saya buat 1 cadangan untuk kepentingan mendadak, seperti ada tambahan MC. Ketika mencetak usahakan menggunakan kertas yang baru (bukan kertas re-use yang udah terpakai satu sisanya), untuk menghindari tulisan dari sisi yang sudah terpakai terlihat tembus pandang.

Setelah digunting, tempelkan logo atau poster acara tadi pada sisi bergambar pada kartu pos (sisi depan). Saran saya tempel dengan menggunakan lem kertas yang berbentuk stik. Berdasarkan pengalaman apabila menggunakan lem fox atau double tape, ketika dilaminating nanti akan tercetak bentuknya atau kertasnya bergelombang. 
Sisi Belakang Kartu Pos yang Tidak Bergambar

Terakhir laminating kartu pos yang sudah ditempelkan salah satu sisinya agar membuatnya lebih kokoh, tidak rusak ketika kena air, tidak kotor dan tidak lecek. Ketika akan menulis, gunakan post it untuk menulis di sisi belakang yang masih kosong. Kelebihan menggunakan post it adalah apabila acara sudah selesai dapat langsung dilepas dan diganti dengan post it baru ketika ada cara lainnya.

Bagian Belakang yang Ditempel dengan Post It

Total biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah cue card yang dikustomisasi ini kurang dari Rp10.000, dengan rincian:
Kartu pos (Rp2.500) + Cetak warna (Rp1.000) + Laminating (Rp3.000) + Post it (Rp3.000) = Rp9.500.
Alternatifnya kita bisa saja mencetak cue card ukuran kartu pos sendiri di percetakan dengan menggunakan kertas yang agak tebal (seperti art paper) misalnya, namun kekurangannya adalah tidak sekokoh dengan yang kita buat di atas, risiko kotor dan lecek masih tinggi, dan kurang tahan lama. Demikian penduan untuk membuat sendiri cue card untuk mendukung penampilanmu menjadi Master of Ceremony. Semoga lancar dalam memandu acara!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar