Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Membiasakan Mengapresiasi Anggota Tim dalam Kepanitiaan

 Mengucapkan terima kasih adalah hal yang mudah. Tetapi ternyata tidak semua orang terbiasa mengatakannya. Padahal kata ‘terima kasih’, bersama dengan ‘tolong’ dan ‘maaf’ merupakan tiga kata ajaib yang dapat memudahkan hidup kita ketika berinteraksi dengan orang lain. Beberapa kali saya bergabung ke dalam kepanitian, mulai dari ketika masih sekolah dan sekarang bekerja, ada beberapa ketua tim yang tidak terbiasa mengucapkan terima kasih kepata anggotanya setelah acara berlangsung. Pertama kali saya belajar untuk membiasakan menyatakan secara verbal untuk mengapresiasi bantuan orang lain dalam kepanitian adalah ketika memegang kepengurusan salah satu ekstrakulikuler di Sekolah Menengah Atas (SMA). Pada pertengahan masa kepengurusan selama satu tahun kami mengadakan Laporan Pertanggungjawaban Tengah Tahun (PLJTT) kepada anggota dan dewan pembina. Salah satu masukan dari para anggota yang paling saya ingat adalah sang ketua organisasi, jarang terdengar mengucapkan tolong hingga terkesa

3 Cara Efektif Back Up Data Tugas Akhir

Saat mengerjakan skripsi atau Tugas Akhir (TA) ada beberapa kemungkinan datanya hilang, bisa karena computer terserang virus atau laptop hilang. Cukup banyak kasus mahasiswa yang kelulusannya tertunda akibat file tulisan dan data pendukungnya tidak ada. Misalnya ada salah satu teman saya yang laptopnya hilang dalam perjalanan bus malam dari Jakarta ke Surabaya. Padahal selalin data skripsi, ada juga data pekerjaan dan data personal penting lainnya. Sayangnya ia tidak memiliki back up file- nya sehingga harus memulai pengumpulan data dan menulis dari nol. Agar tidak kehilangan progres skripsi yang sudah dibuat, berikut tiga tips mudah yang dapat kita lakukan saat penyusunan skripsi. 1.       Kirim Email Di angkatan saya, cara mencadangkan tulisan TA dengan mengirimkan ke email cukup populer. Ada yang mengirimkan file TA ke teman dekatnya. Jadi kalau sewaktu-waktu dibutuhkan, tidak hanya jika data hilang saja, ada orang lain yang juga dapat menyimpan TA yang sedang dikerjakan. Ad

Menjadi Vegetarian di Indonesia itu Mudah

Ketika belajar di Taiwan , saya menjadi semi-vegetarian. Untuk menghindari memakan daging atau campuran bahan hewani yang belum tentu halal , saya memilih untuk mengkonsumsi sayur-sayuran dan protein nabati. Untungnya Taiwan merupakan vegetarian paradise. Banyak tempat makan vegan dan vegetarian, serta restoran yang menyediakan opsi vegetarian. Namun saya masih memakan daging kalau itu halal. Misalnya saat makan di Chang’s Beef Noodle yang sudah mengantongi sertifikat halal dari Chinese Muslim Association, tentu saya tidak melewatkan menghabiskan semangkuk beef noodle di sana. Makanan yang disajikan di asrama IECA (Islamic Education and Cultural Association) Yonghe tempat saya tinggal pun dipastikan terjamin kehalalannya. Sehingga saya tidak ragu menyantap hidangan daging. Sebelumnya saya berpikir kalau di Indonesia akan sulit jika ingin memakan hanya hidangan berbasis nabati saja. Lauk pauk banyak yang terbuat dari ayam, ikan, sapi, dan kambing. Makanan khas Indonesia yang di ken

Pilihlah Kuliah Pilihan dari Seorang Profesor

  Ketika kuliah kita dapat memilih kelas-kelas pilihan di luar mata kuliah wajib. Satu hal yang saya sesali ketika kuliah S1 dahulu adalah tidak mengambil mata kuliah pilihan yang diampu oleh profesor. Padahal kuliah yang diampu oleh profesor biasanya tidak hanya mengajarkan ilmu, tapi juga banyak hal lain yang dapat dipelajari. Bersama Sahabat-Sahabat Jurusan Manajemen Rekayasa Industri Angkatan 2011 Semakin berpengalaman seseorang, semakin dalam juga ilmunya. Dalam dunia perguruan tinggi, gelar profesor merupakan anugrah yang diberikan setelah melalui beragam pencaiapain dan kontribusi terhadap keilmuan. Pengalaman yang sudah banyak ini juga membuat ketika mengajarkan suatu mata kuliah para profesor tidak hanya mengajarkan apa yang ada di buku saja, tetapi juga menyertakan kebijaksanaan yang seringkali tidak hanya dipelajari dari materi saja. Pengalaman yang Kaya Misalnya ada kuliah di jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (TI ITB) yang diampu oleh Prof. Dradjad Ir

Belum Terlambat untuk Belajar dari Unit Kegiatan Mahasiswa

  Saat bergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) biasanya teman-teman sesama anggota baru merupakan teman seumuran. Tapi ketika mendaftar Unit Kebudayaan Aceh (UKA) di kampus pada taahun 2013, saya bersama mahasiswa baru di Tahap Persiapan Bersama (TPB). Saya satu-satunya anggota baru yang bukan tingkat satu. Malam Keakraban UKA di Lembang. Sumber: M. Ridha Ridwan Merasa Lebih Muda Ada beberapa hal unik yang saya rasakan ketika menjadi ca-UKA (calon anggota UKA) pada semester V. Penerimaan anggota baru di unit ini meliputi perkenalan antar teman seangkatan, pengenalan budaya, latihan tari tradisional, kegiatan kebersamaan seperti olahraga dan nonton bersama, hingga berkenalan dengan kakak tingkat. Saya pun mengerjakan semua tugas seperti membuat buku perkenalan dan catatan latihan, berfoto dengan sesama ca-UKA 2013 dan meminta profil diri mereka, hingga mewawancari “kakak tingkat di UKA” yang sebenarnya angkatannya di bawah atau sama dengan saya. Berkenalan dengan teman-teman

Tingkat Tiga Baru Ikut Unit?

  Tingkat satu perkuliahan merupakan masa-masa mahasiswa mencoba beragam kegiatan, ikut banyak organisasi, dan berkenalan dengan teman-teman baru. Biasanya jaringan mulai dibentuk dari mengikuti unit kegiatan mahasiswa yang memfasilitas minat dan bakat mahasiswa yang beragam. Ketika Tahap Persiapan Bersama (TPB) ITB, saya tidak aktif di unit manapun. Sebenarnya sempat mencoba LSS (Lingkung Seni Sunda), tapi karena latihannya yang intens, bahkan istirahat TPB jam 11 – 14 pun digunakan untuk berkegiatan akhirnya saya tidak lanjut lagi. Tingkat tiga saya baru mendaftar Unit Kebudayaan Aceh (UKA) ITB. Agak aneh sebenarnya karena jarang ada yang baru daftar unit di tingkat lanjut. Biasanya tingkat tiga mahasiswa lebih memilih aktif di himpunan atau terpusat di Keluarga Mahasiswa (KM) ITB. Kalaupun aktif di unit biasanya karena udah nyaman di sana dari tingkat satu. Momen yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk menjadi calon anggota UKA ITB di tahun 2013 adalah Khanduri Aceh. UKA ITB

Saat Kuliah Sudah Offline, Bagaimana Jika ada Mahasiswa yang Positif Covid-19?

  Pekan pertama kuliah offline perdana di ITB sudah berlalu. Kampus sudah mulai ramai dengan mahasiswa. Warung dan toko sekitar kampus kembali buka. Parkiran pun penuh sampai ke jalan raya. Di kelas mahasiswa asyik bercengkrama dengan kawannya. Setelah kelas pun banyak yang masih berkegiatan unit, himpunan atau organisasi lainnya. Rasanya seolah-olah pandemi sudah selesai. Spanduk Penyambutan Mahasiswa Baru di Kampus Ganesha Namun kami disadarkan kembali bahwa penyebaran Covid-19 belum berhenti. Di awal pekan ke-2 perkuliahan kami dikabarkan bahwa ada mahasiswa yang terkonfirmasi positif dari hasil PCR sehingga tidak dapat menghadiri perkuliahan. Untungnya mahasiswa berinisiatif untuk mengecek dan kebetulan punnya biaya untuk membayar tes PCR yang sudah tidak ditanggung oleh pemerintah lagi. Gejalanya juga tidak parah sehingga cukup isolasi mandiri di rumah. Sayangnya belum ada penanganan khusus untuk mahasiswa yang absen karena sakit. Karena kuliah sudah dilakukan secara tatap mu

Napak Tilas International Virtual Course in Product and Business Development 2022

  Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan beragam pilihan summer course mulai dari bulan Juni 2022. Dalam masa pandemi Covid-19 ini seluruh kelas dilaksanakan secara virtual. Kelompok Keahlian Manajemen Industri (KKMI) dari Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB mengadakan program International Virtual Course (IVC) bertajuk Product and Business Development . Kelas yang disetarakan dengan mata kuliah TI4031 Pengembangan Produk dan Bisnis ini berlangsung dari tanggal 2 – 23 Agustus 2022. Pencarian Pemateri yang Kompeten Syarat dari Direktorat Pendidikan ITB untuk menjalankan kuliah ini adalah paling sedikit melibatkan 3 orang dosen asing. Dosen asing berarti Warga Negara Asing. Jadi dosen kampus luar negeri tapi kalau masih memegang paspor Indonesia tidak masuk dalam kriterianya. Dengan memanfaatkan jejaring internasional dari dosen-dosen KKMI terkumpul tiga dosen asing dan dua Warga Negara Indonesia yang berafiliasi dengan universitas luar negeri. Pengisi pertemuan lainny

Menuai Hikmah Dibalik Pergantian Topik Skripsi

  Mencari topik dan objek penelitian yang cocok merupakan tantangan tersendiri dalam mengerjakan skripsi atau Tugas Akhir (TA). Kalalu di jurusan Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa biasanya pilihannya antara sulit menemukan permasalahan pada sebuah industri yang dapat dikerjakan dengan metode penelitian yang kita sukai atau mendapatkan judul dan penelitian yang jelas namun perlu diselesaikan dengan metode yang kurang kita pahami atau belum pernah dipelajari. Ada juga sih beberapa kasus mahasiswa yang dapat menemukan perusahaan yang punya permasalahan yang kebetulan dapat diselesaikan dengan metode yang kita kuasai. Salah satu tips untuk mengerjakan TA dengan lebih cepat adalah melanjutkan topik kajian dari Kerja Praktik (KP). Secara struktur kurikulum di jurusan Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa biasanya mahasiswa melakukan pemagangan pada libur semester 6 ke semester 7, kemudian mengambil mata kuliah Tugas Akhir I pada semester 7, hingga akhirnya merampungkan skripsi mata T

3 Tantangan Kuliah Offline Perdana di ITB Kampus Cirebon

“ITB buka kampus di Cirebon? Itu ITB atau ITC?” Berdasarkan kerjasama dengan pemerintah Jawa Barat, ITB (Institut Teknologi Bandung) membuka kampus baru di Cirebon. Salah satu tujuannya adalah memenuhi syarat multicampus berdasarkan kriteria dari world class university. Setelah peletakkan batu pertama di tahun 2018, akhirnya bangunan kampus di kecamatan Arjawinangun digunakan untuk perkuliahan offline pada tahun 2022. Kebetulan saya diminta untuk berkunjung ke kampus ITB Cirebon untuk membantu persiapan dan perkuliahan jurusan Teknik Industri (TI) di pekan pertama. Sebenarnya mengenai administrasi sudah ada karyawan tata usaha yang mengurusi, dan ada dosen juga yang khusus ditugaskan untuk mengelola TI di Cirebon. Jadi selama sepekan pekerjaan saya hanya memantau kampus baru dan menikmati kota Cirebon. Mulai Kuliah Luring Pertama Kali Peraturan rektor mewajibkan perkuliahan pada semester I tahun ajaran 2022/2023 diselenggarakan secara luring. Di departemen TI terdapat 6 orang d