Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kampus

Gotong Royong Digital

 Pandemi Covid-19 tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga membawa dampak ekonomi yang signifikan. Banyak orang kehilangan pekerjaan, dan di kalangan mahasiswa, masalah finansial semakin menjadi-jadi. Di tengah kesulitan ini, muncul suatu wacana yang kemudian berkembang menjadi inisiatif luar biasa dari sekelompok mahasiswa Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa Industri untuk saling membantu. Dalam keseharian di grup WhatsApp (WA) mereka, para mahasiswa tersebut sering berbincang-bincang mengenai masalah keuangan dan kendala finansial yang dihadapi oleh sejumlah adik-adik kelas yang masih menempuh pendidikan S1 Teknik Industri dan Manajemen Rekayasa. Semua bermula dari obrolan ringan, namun, suatu ketika, ide untuk memberikan bantuan konkret mulai menarik perhatian mereka. Tanggapan positif dari rekan-rekan satu jurusan membuat semangat untuk menggarap ide ini semakin membara. Saya dan beberapa teman segera berinisiatif untuk mengumpulkan dana beasiswa. Mengingat kami masih be...

Respek terhadap Logo Ganesha

Ketika berbicara tentang simbol atau ikon, persepsi setiap orang pastilah berbeda-beda. Sebuah simbol yang terlihat biasa bagi sebagian orang mungkin memiliki makna yang mendalam bagi yang lainnya. Ada logo yang sering saya lihat dan tidak bergitu menggetarkan, tetapi bagi teman saya merupakan sesuatu yang diagungkan . Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) memilih logo Ganesha, dewa dengan wajah gajah, sebagai identitas mereka. Sebagai seseorang yang mendapat pendidikan di kampus tersebut, saya memandang logo ini sebagai lambang kebanggaan. Ganesha adalah dewa ilmu pengetahuan, dan bagi saya logo ini hanya mencerminkan tujuan utama dari institusi pendidikan - untuk mempromosikan dan mengejar ilmu. Namun, tak semua orang memiliki pandangan yang sama. Beberapa oknum bahkan menganggap penggunaan logo ini sebagai suatu bentuk kesesatan, mengklaim bahwa mendapatkan ilmu di ITB adalah haram dan tanpa keberkahan. Pandangan ekstrem seperti ini sering membuat saya berfikir, betapa setiap simb...

Informasi yang Dibutuhkan Saat Mencari Tenaga Ahli

Salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat dalam juga dalam mentuk mengaplikasikan keilmuan kepada industri ( pengabdian masyarakat industri ).  Untuk menjalankan proyek ini biasanya dibutukan tim ahli dan tenaga pendukung yang kompeten.               Setiap proyek mensyaratkan anggota tim ahli yang berbeda-beda, sesuai dengan jenis pekerjaannya. Seringkali proyeknya juga melibatkan tim yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Pada KAK (Kerangka Acuan Kerja) proyek wajib dicantumkan jumlah kebutuhan tenaga ahli, posisi dalam pekerjaan, latar belakang pendidikan, pengalaman profesional dan jumlah Orang Bulan (waktu kerja). Misalnya pada proyek pembuatan arsitektur data analytics di salah satu daerah di Pulau Sumatera, kebutuhan tim ahlinya terdiri dari ahli sistem dan teknologi informasi, kebijakan publik, ekonomi manajemen, analisis data, dan programmer. ...

Refleksi atas Komitmen dan Apresiasi

 Dalam pergantian zaman dan tantangan baru yang datang setiap tahun, organisasi yang sukses adalah yang mampu beradaptasi dan terus berkembang. Hal ini juga berlaku pada Ikatan Alumni Teknik Industri (IA TI) Institut Teknologi Bandung (ITB), yang saat ini tengah menjalani pemilihan kepemimpinan untuk periode 2023-2027. Dua kandidat yang berlomba adalah Wiza Hidayat, alumni angkatan 2001, dan Muhammad Iqbal, alumni angkatan 1992. Keduanya memiliki latar belakang dan komitmen yang berbeda, namun sama-sama berjanji untuk membawa perubahan positif bagi Ikatan Alumni TI ITB. Homecoming IA TI ITB 2023 Salah satu calon, sebelum mencalonkan diri, telah terlibat banyak kegiatan dalam kepengurusan sebelumnya, termasuk dalam pengumpulan dana lestari, atau endowment fund . Dana ini digunakan untuk peningkatan kualitas pendidikan, bantuan mahasiswa, dan pengembangan program studi secara umum. Pada periode pengumpulan pertama, berhasil dikumpulkan sejumlah lebih dari Rp1,5 m il i ar. Meskipun ...

Melihat Role Model Peneliti di PRIMA ITB

 Bagi karyawan kantoran, mungkin mereka melihat tujuan jangka panjangnya dari atasan di kantor: menjadi petinggi dan pemimpin perusahaan. Pelaku bisnis berkaca kepada mentor atau orang yang lebih hebat di industrinya untuk menjadi seperti mereka di masa depan. Namun ketika memilih untuk menjadi akademisi saya sempat merasa kebingugan untuk mencari role model akan menjadi seperti apa saya dalam lima atau sepuluh tahun ke depan. Peran seorang dosen adalah menegakkan tridharma perguruan tinggi yang terdiri dari pendidikan, pengabdian masyarakat, dan penelitian. Di bidang pendidikan, saya melihat beberapa dosen sebagai panutan dalam mengajar di kelas. Salah satunya ada Pak Budhi Prihartono. Metode pengajaran, penilaian, dan evaluasi pemahaman dari mata kuliah yang Pak Budhi ampu inovatif dan efektif untuk diterapkan. Pada tahun 2022 lalu, beliau mendapatkan penghargaan di bidang pengajaran dari ITB. Metode evaluasi yang pernah Pak Budhi terapkan di salah satu kelasnya pernah saya bah...

Dokumentasi Lab untuk Foto di Website

 ITB memang suka mendadak. Mengabarkan kalau ada pengambilan foto dan video untuk kepentingan publikasi pun baru H-2. Pada hari Senin saya mendapatkan kabar dari fakultas kalau ada tim dari Biro . . . .yang akan datang ke jurusan Teknik Industri dalam rangka dokumentasi untuk promosi ITB. Ruangan dan laboratorium yang akan dipilh alah Lab PTI (Perancangan Teknik Industri), LSP (Laboratorium Sistem Produksi) dan LRSKE (Lab Rekayasa Sistem Kerja dan Ergonomi). Pertama saya memberitahukan kepada ketua-ketua lab mengenai rencana dokumentasi ini dan meminta izin penggunaan ruangan. Selanjutnya saya mencari mahasiswa yang bersedia menjadi model. Agak sulit untuk mencari anak kuliah yang senggang di pekan UAS (Ujian Akhir Semester) seperti sekarang. Akhirnya ada lima orang yang mengerima tawaran menjadi model foto dan video. Saya janjian dengan mahasiswa untuk berkumpul di taman batu bagian timur dari Labtek III terlebih dahulu. Sambil menunggu fotografer datang, saya sempat cerita ke...

Lirik Lagu Angkatan TI-MRI ITB 2011

Logo Angkatan TI-MRI 2011 Hari-hari kulewati Bersama TI-MRI Meski lelah pun menghadang Semangat kami tak akan mati   {BRIDGE} Kita satu keluarga Kita kan s’lalu bersama {REFF} Kita s’lalu satu untuk selamanya 2011 TI-MRI Meski jarak, waktu sering memisahkan kita Tapi tiada yang bisa Renggangkan ikatan kita Karna kita TI-MRI Ditengah dilema dunia Derita, sengsara, dan prahara Kami siap melayani Jadi abdi di negara {BRIDGE} Back to {REFF} Kami siap tunjukkan Kontribusi nyata Back to {REFF}

Khanduri Aceh 2013: Tari Saman Gayo Pertama Kali Ditampilkan di Kampus ITB

Salah satu keputusan yang paling memengaruhi hidup Saya ketika kuliah adalah bergabung dengan Unit Kebudayan Aceh (UKA) ITB. Bergaul dengan kawan-kawan yang berasal dari provinsi Naggroe Aceh Darussalam ini tidak hanya membuat Saya mengenal budaya dan adat Aceh, namun juga menemukan keluarga baru di Sunken Court. Saya baru mendaftar di UKA ITB pada OHU (Open House Unit) tahun 2013, ketika sudah berada di tingkat 3. Hal yang paling memengaruhi keputusan Saya untuk bergabung adalah acara Khanduri 2013. Acara ini merupakan pameran budaya dan penampilan tarian-tarian tradisional asal Aceh yang diselenggarakan di Lapang Basket ITB pada hari Jum’at, 15 Maret 2013. Dalam Bahasa Aceh sendiri kata ‘Khanduri’ berarti perayaan, jamuan untuk memeringati suatu peristiwa, atau selamatan. Logo Khanduri Aceh 2013, mengadaptasi bentuk Rencong, senjata tradisional khas Aceh Sebelum datang ke acara, Saya tertarik dengan poster publikasi Khanduri yang mengatakan bahwa ada alah pementasan tari...