Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Teknik Industri

Penerapan Konsep Division of Labour dalam Pengerjaan Tugas

Ternyata sejak awal masuk SMA saya sudah dikenalkan dengan konsep division of labour yang merupakan salah satu konsep inti dari jurusan Teknik Industri dipelajari saat tahun ke-2 perkuliahan. Ketika masuk SMAN 3 Bandung, ada kegiatan masa orientasi siswa yang bernama PLiST (Pengenalan Lingkungan Sekolah Tiga). Para siswa yang baru masuk diminta membuat beberapa prototype. Ketika PLiST 2008, saya membuat empat buah benda: pulpen, name tag, buku saku, dan alas duduk. Masing-masing ada ketentuan khusus dalam pembuatannya seperti warna karton yang digunakan, ukuran bentuk dan tulisan, hingga dimensi dan ukurannya. Tiga Buah Prototipe dari PLiST Tahun 2008 Siswa-siswi yang baru masuk dikelompokkan ke dalam sepuluh gugus. Saya masuk ke dalam gugus 4. Teman-teman satu gugus belum tentu menjadi teman sekelas lagi karena setelah PLiST selesai kami dipisah ke sepuluh kelas yang berbeda. Masing-masing gugus memiliki warna yang berbeda dan prototipe kami harus sesuai warga gugus.  Tugas pembua

Perlu Persiapan Penerus

 Setelah masuk usia pensiun, seorang karyawan akan menjalankan masa purnabakti. Biasanya tempat kerja mereka mengadakan acara sebagai bentuk rasa terima kasih atas jasa dan pengabdian karyawan tersebut. Momen tersebut bisa jadi merupakan kali terakhir sang karyawan menginjakkan kaki di kantor dan bertemu dengan koleganya. Tapi tidak demikian dengan purnabakti yang terjadi di kampus. Dalam hal ini konteksnya adalah dosen-dosen yang mengajar di Institut Teknologi Bandung (ITB). Walaupun sudah memasuki masa selesai bertugas (60 tahun untuk dosen yang posisinya belum profesor dan 65 tahun untuk dosen yang bergelar profesor), dosen-dosen masih ada yang ditugaskan di jurusan. Tugas yang diberikan seperti mengajar dan melakukan penelitian, tidak sebanyak ketika masih aktif bertugas. Jadi interaksi biasanya tidak putus sampai di sini. Kalau kata Bu Sari (Hasrini Sari) purnabakti hanyalah prosedur administratif yang harus ditempuh. Bukan sebagai pemberhenti aktivitas di kampus. Momen acara

3 Tantangan Kuliah Offline Perdana di ITB Kampus Cirebon

“ITB buka kampus di Cirebon? Itu ITB atau ITC?” Berdasarkan kerjasama dengan pemerintah Jawa Barat, ITB (Institut Teknologi Bandung) membuka kampus baru di Cirebon. Salah satu tujuannya adalah memenuhi syarat multicampus berdasarkan kriteria dari world class university. Setelah peletakkan batu pertama di tahun 2018, akhirnya bangunan kampus di kecamatan Arjawinangun digunakan untuk perkuliahan offline pada tahun 2022. Kebetulan saya diminta untuk berkunjung ke kampus ITB Cirebon untuk membantu persiapan dan perkuliahan jurusan Teknik Industri (TI) di pekan pertama. Sebenarnya mengenai administrasi sudah ada karyawan tata usaha yang mengurusi, dan ada dosen juga yang khusus ditugaskan untuk mengelola TI di Cirebon. Jadi selama sepekan pekerjaan saya hanya memantau kampus baru dan menikmati kota Cirebon. Mulai Kuliah Luring Pertama Kali Peraturan rektor mewajibkan perkuliahan pada semester I tahun ajaran 2022/2023 diselenggarakan secara luring. Di departemen TI terdapat 6 orang d

Learning Curve pada Manga

Agar dapat menjadi ahli di sebuah bidang, dibutuhkan sejumlah waktu dan pengalaman yang diakumulasi. Teman-teman di   Teknik Industri mempelajari konsep learning curve (kurva pembelajaran), sebuah grafik yang merepresentasikan hubungan antara seberapa mahir seseorang dalam mengerjakan sesuatu dengan jumlah pengalaman yang mereka punya. Terdapat dua jenis kurva pembelajaran: steep curve (kurva curam) dan shallow curve (kurva landai). Kurva curam menggambarkan bahwa orang tersebut mencapai level kemahiran yang tinggi lebih cepat, atau bisa dibilang penguasaan terhadap ilmu atau keahlian tersebut lebih mudah. Kurva yang landai mencerminkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tinggat keahlian yang tinggi dalam mempelajari ilmu atau kemampuan baru cenderung lebih lama, atau sulilt untuk mempelajarinya. Persamaan dari kedua kurva tersebut adalah untuk mempelajari sebuah ilmu atau skill baru sama-sama dibutuhkan akumulasi waktu dan pengalaman. Model Learning Curve Model learning cu

Matthias Aroef, Bapak Teknik dan Manajemen Industri di Indonesia

Pak Matthias Aroef lahir di kampung Tarandam, Sumatera Barat, pada tangal 20 September 1930. Beliau adalah anak ketiga dari pasangan Moh. Aroef dan Rabiah Aroef. Kelak dari tanah Minangkabau inilah lahir seorang tokoh pelopor keilmuan Teknik dan Manajemen Industri di Republik ini. Prof. Matthias Aroef Sempat Berpindah-Pindah Sekolah Beliau menempuh pendidikan dasar dan menengah dengan berpindah-pindah kota. Pertama, beliau mengenyam pendidikan formal di kelas 0 Maria School. Beliau duduk di bangku kelas 1 di HIS (Holland Inlande School) dan pindah ke Twede Ardjoena School, Jakarta, pada tahun 1943. Kemudian beliau melanjutkan pendidikan mengengah di SMP Manggarai, pindah ke SMP Cirebon, lalu SMP Salatiga dan lulus di SMP Treban Taman Yogyakarta pada tahun 1947 dengan peringkat terbaik. Perpindahan sekolah ini mengikuti ayah beliau yang berpindah tempat dinas. Foto Masa Kecil Pak Matthias Dokumentasi Keluarga Matthias Aroef (MA) Jalur pendidikan formal y