“Baju laki-laki dari zaman dahulu desainnya masih sama, tidak banyak berubah. Baju formalnya jas dan tuksedo. Baju sehari-hari hanya kaos atau kemeja.” Pertanyaan di atas memang ada benarnya. Baju formal laki-laki 100 tahun lalu hingga sekarang masih tidak berbeda jauh. Pakaian perempuan mungkin akan jauh berbeda. Dalam sepuluh atau bahkan lima tahun, tren terus berganti. Namun, bukan berarti menutup pikiran untuk juga belajar fesyen. Mempelajari bagaimana merepresentasikan diri dengan baik melalui pakaian adalah penting bagi para laki-laki. Karena kalau terlewat, bisa jadi fatal dan tidak kurang baik dilihat cara berpakaiannya. Pertama kali saya mendengar masukan tentang cara berpakaian adalah dari komentar juri di salah satu acara penampilan lagu di televisi swasta. Igun (Ivan Gunawan) berkomentar tentang salah satu peserta yang menggunakan kaos kaki putih dengan sepatu hitam dan jas berwarna gelap. Sang desainer memberikan masukan kalau kaos kaki harus selaras dengan atas...
Cerita perjalanan, petualangan dan pemikiran Parama