Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label sma

Mengapa SMAN 3 Bandung Dikatakan Pindah Sekolah ke ITB?

Masa sekolah menengah atas merupakan momen yang menentukan akan ke arah mana pilihan hidup kita berikutnya: apakah akan lanjut kuliah, langsung bekerja, menikah dan lainnya. Banyak faktor yang memengaruhi pengambilan keputusan tersebut, mulai dari saran guru, impian teman sepergaulan, hingga model dari kakak kelas. Salah satu SMA dapat memengaruhi relatif banyak siswanya untuk memutuskan lanjut studi di perguruan tinggi tertentu. Dulu, SMAN 3 Bandung sering dibilang “naik kelas” ke ITB (Institut Teknologi Bandung). Banyak lulusan dari SMA yang berlokasi di Jalan Belitung 8 Bandung ini yang diterima di ITB. Pada angkatan 2000-an hingga 2010, dari satu angkatan yang berjumlah 300-an orang, 200 orang lebih lulusannya berhasil masuk ITB. Padahal di banyak SMA lain, apabila ada satu orang saja alumninya yang diterima di Kampus Ganesha ini merupakan sebuah prestasi besar. Siswa-siswi dan guru-guru SMA 3 dahulu merasa masuk ITB adalah hal yang biasa. Ada beberapa faktor yang menurut saya

Hymne SMAN 3 dan 5 Bandung

  Hymne dapat menggambarkan kebanggan, kecintaan, dan kepemilikan terhadap suatu organisasi atau kelompok. Sekolah biasanya memiliki hymne yang liriknya diharapkan dapat membangun kebanggaan dan kecintaan siswa dan guru terhadap tempat belajar mengajarnya.               SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung memiliki hymne yang sama-sama diciptakan oleh musisi Harry Roesli. Walaupun sebenarnya beliau merupakan alumni SMAN 2 Bandung. Lirik dari hymne kedua sekolah ini berbeda, tetapi nadanya sama. Wajar saja karena kedua sekolah ini berada di satu bangunan yang sama, juga menggunalan alamat yang sama, Jalan Belitung nomor 8. Dua lagu yang liriknya berbeda tetapi namanya sama mirip seperti lagu Topi Saya Bundar dan Burung Kakak Tua               Syair hymne warga SMAN 3 Bandung adalah sebagai berikut: Warga SMA 3 Sadar Akan Tugasmu Menjunjung, Menjaga Nama Pelajar Walaupun Ilmu Berguna Budi Luhur Yang Utama Bangkitlah                                                                

Penerapan Konsep Division of Labour dalam Pengerjaan Tugas

Ternyata sejak awal masuk SMA saya sudah dikenalkan dengan konsep division of labour yang merupakan salah satu konsep inti dari jurusan Teknik Industri dipelajari saat tahun ke-2 perkuliahan. Ketika masuk SMAN 3 Bandung, ada kegiatan masa orientasi siswa yang bernama PLiST (Pengenalan Lingkungan Sekolah Tiga). Para siswa yang baru masuk diminta membuat beberapa prototype. Ketika PLiST 2008, saya membuat empat buah benda: pulpen, name tag, buku saku, dan alas duduk. Masing-masing ada ketentuan khusus dalam pembuatannya seperti warna karton yang digunakan, ukuran bentuk dan tulisan, hingga dimensi dan ukurannya. Tiga Buah Prototipe dari PLiST Tahun 2008 Siswa-siswi yang baru masuk dikelompokkan ke dalam sepuluh gugus. Saya masuk ke dalam gugus 4. Teman-teman satu gugus belum tentu menjadi teman sekelas lagi karena setelah PLiST selesai kami dipisah ke sepuluh kelas yang berbeda. Masing-masing gugus memiliki warna yang berbeda dan prototipe kami harus sesuai warga gugus.  Tugas pembua

Lari Keliling Indonesia Ketika SMA

Jika di SMA lain hanya lari di keliling lapangan sekolah, siswa di sekolah saya lari keliling Indonesia. Pada saat SMA, sekolah saya terletak di Jalan Betiung Kota Bandung. Di kawasan terebut, nama jalan-jalannya diambil dari nama-nama pulau di Indonesia, seperti Jawa, Kalimantan, Bali dan Sumatera. Ada juga pulau-pulau lain seperti Sumbawa, Maluku, dan Seram. Ukuran sekolah kami kecil, bahkan harus dibagi dengan satu SMA lainnya. Jadi ketika ada pelajaran olahraga, kami biasa berolahraga di luar gedung sekolah. Ada lapangan olahraga yang terletak di Jalan Bali, yang kami sering sebut lapbal, yang merupakan singkatan dari Lapang Bali. Selain itu kalau pelajaran olahraga beberapa kali kami juga lari mengelilingi area sekolah. Rute Lari dari Jalan Belitung-Sumatera-Jawa-Sumbawa-Belitung Karena jalan yang dilewati merupakan nama-nama pulau di nusantara, aktivitas lari tersebut sering disebut sebagai "Lari Keliling Indonesia". Ketika kegiatan pengenalan lingkungan sekolah u

Memberikan Nama yang Unik

Di dunia anime dan manga, biasanya nama jurus atau item dalam bahasa Jepang atau bahasa Inggris. Nama-nama tersebut biasanya terdiri dari dua sampai tiga kata. Beberapa jurus terdiri dari satu kata, seperti fireball misalnya. Nama Item dan Spell di Overlord Overlord memiliki beberapa nama yang menurut saya unik untuk perlengkapan dan jurusnya. Ada item yang bernama Depiction of Nature and Society. Benda yang dalam Indonesia namanya akan menjadi Penggambaran Alam dan Masyarakat ini berupa sebuah gulungan besar yang berfungsi memerangkap lawannya. Ada juga perlengkapan bernama Downfall of Castle and Country yang berbentuk jubah berwarna putih ini memiliki efek untuk mengendalikan pikiran lawannya. Perlengkapan dan jurus sihir pada anime yang diadaptasi dari light novel dengan judul yang sama ini juga ada yang memiliki nama yang pendek, seperti anime lain pada umumnya. Namun dengan nama yang lebih cocok menjadi judul dongeng atau buku cerita anak ini membuat benda atau mantra ters

Terkenang Ingatan Memberikan Dukungan dari Gurauan di Manga Spy x Family

  Manga Spy x Family yang bercerita tentang kehidupa n keluarga mata-mata yang masing-masing menyimpan rahasia ini bergenre komedi . N amun banyak dapat diambil pelajaran yang penuh arti. Pada chapter 28 manga karya Tatsuya Endo ini diceritakan salah satu teman sang tokoh utama yang sedang bersekolah di SD e lit terancam harus berhenti sekolah karena perusaan farmasi milik keluarganya bankrut. Teman-teman sekelasnya berusaha menghibur di hari terakhir sekolahnyau itu dengan mentraktik makan, memberikan kenang-kenangan, dan menyanyikan lagu yang rencananya akan ditampilkan di pagelaran akhir sem ester. Harapannya dengan melakukan hal tersebut si anak yang akan putus sekolah memiliki kenangan terakhir yang indah bersama teman sekelasnya. Walaupun ternyata terjadi kesalahpahaman tentang kebankrutan bisnis keluarganya dan sang murid bisa melanjutkan sekolah seperti biasa. Penampilan Paduan Suara yang Dipercepat. Sumber: Manga Spy x Family Membaca cerita tersebut saya jadi teringat

Ad li bi tum he shi hoc: Latihan Grup Vokal yang Unik

Di SMA, guru musik saya pernah mengajarkan sebuah latihan vokal untuk bernyanyi di dalam grup. Dalam satu kelompok yang berjumlah tujuh orang, kami diminta untuk melafalkan sebuah frase “ad li bi tum he she hoc” dengan perbedaan penekanan di masing-masing orang. Setiap giliran ada satu buah kata yang penekanannya berbeda. Berikut kurang lebih urutannya (kata yang dicetak kapital merupakan kata yang penekanannya ditegaskan): ad li bi tum he shi hoc ad li bi tum he SHI hoc ad li bi TUM ke shi hoc ad li bi tum he shi HOC ad LI bi tum he shi hoc ad li bi tum HE shi hoc AD li bi tum he shi hoc ad LI bi tum he shi hoc Pada ronde pertama semua orang melafalkan liriknya dengan nada yang datar. Pada ronde kedua, orang pertama memberikan penekanan pada lirik ‘SHI’, namun anggota yang lainnya tetap melantunkan dengan nada datar. Pada ronde ketiga, orang pertama beralih ke bait berikutnya, dengan penekanan pada kata ‘TUM’ dan orang kedua memberikan penekanan pada kata ‘SHI’, sepe