Sebagai pria, ada momen tertentu yang bikin saya ikut meringis meski tidak mengalami langsung. Misalnya, kalau melihat ada pria lain yang ter tendang di bagian vital, rasanya langsung ngilu. Apalagi kalau membaca berita kriminal yang sampai tega memotong kemaluan laki-laki. Membayangkannya saja bikin bergidik. Menariknya, praktik ini bukan sekadar cerita kriminal modern. Di zaman kerajaan-kerajaan Tiongkok dulu, ada istilah eunuch : sebutan untuk pria yang sudah kehilangan bagian penting dari tubuhnya. Eunuch di Cina Kuno Eunuch biasanya bekerja di istana, khususnya di istana belakang ( rear palace ) , tempat tinggal istri, selir, dan pelayan kaisar yang jumlahnya bisa mencapai ribuan. Untuk menjaga kehormatan para wanita ini, hanya perempuan atau pria yang sudah dikebiri yang diperbolehkan bekerja di sana. Bahkan dokter istana belakang pun harus menjalani kebiri terlebih dahulu. Selain sebagai pelayan, kebiri juga digunakan sebagai bentuk hukuman. Tawanan perang atau penjahat terten...
Cerita perjalanan, petualangan dan pemikiran Parama