Kamis, 31 Agustus 2017

4 Varian Rasa Unik Kit Kat di Jepang

Di sela-sela waktu menunggu penerbangan di bandara Narita terminal 3, ada toko yang menjual oleh-oleh khas Jepang, mulai dari makanan, kartu pos, gantungan kunci hingga baju tradisional.  Hal yang menarik adalah ada beberapa tumpuk Kit Kat dengan berbagai varian rasa. Sebelumnya menurut banyak artikel di Internet, perusahaan Nestle di Jepang emang produksi beragam jenis Kit Kat. Sekarang saja ada lebih dari 20 varian dari sekitar 80 varian yang pernah diproduksi. Dengar-dengar, setiap kota atau prefecture punya rasa kit katnya yang khas. Selama ini yang Saya temukan di Combini (Singkatan Convenience Store, semacam Alfamart dan Indomart di Jepang) dan Toserba semacam Don Quixote Cuma ada rasa Green Tea dan coklat, paling banter juga rasa cheese cake. 


Kebetulan di toko itu ada varian lain yang berlum pernah Saya liat, yaitu rasa Hokkaido Red Bean, Wa- Ichigo, Uji Matcha, dan Sakura Matcha. Harga jual perkotak 160 yen (biar gampang anggap 1 yen = 100 rupiah, lebih kurang harganya Rp 16.000/kotak). Ada juga ukuran per boks, jatuhnya lebih murah. Satu boks isi 10 kotak harganya 1500 yen. Karena hanya mau mencicipi saja, bukan untuk oleh-oleh, Saya cuma membeli yang kotakan. Satu kotak isinya 3 bungkus Kit Kat. Seperti biasa, satu bungkus isi 2 batang. 

Penasaran rasanya bagaimana?
1. Wa-Ichigo
 


 Rasa coklat kit kat ditambah essence strawberry. Rasa stroberinya bukanlah asli dari buah, lebih terasa dari perisa makanan. Manis manis agak asam ringan. 

2. Uji Matcha


 Rasanya beda dengan kit kat green tea yang biasa. Lebih manis dan matchanya lebih terasa. Mungkin karena rasa dan aroma the hijaunya lebih kuat dibandingkan rasa coklatnya. Daerah Uji di prefecture Nara emang terkenal dengan kelezatan produk-produk matchanya. Dengan harga yang sama, pastilah Saya pilih Uji Matcha dibandingkan Kit Kat Green Tea biasa.

3. Sakura Matcha
 


 Ada yang sudah pernah makan bunga? Tambah lagi: Ada yang udah pernah makan bunga sakura? Yak! Jawaban kita mayortias sama. Sejujurnya lidah Saya pun belum pernah mencicipi bunga khas Jepang itu juga. Jadi kalo ditanya bagaimana rasa kit kat yang ini agak bingung juga menjelaskanya. Mungkin dari aroma yang beda. Lebih wangi dibandingkan rasa green tea biasa maupun uji matcha. Rasa matchanya agak samar dan tidak sekuat uji matcha, tapi lembut ketika diemut. 

4. Hokkaido Red Bean



Kacang merah merupakan salah satu bahan isian (filling) makanan, kue dan panganan manis yang paling disukai di Jepang. Kalau dibandingkan kacang merah itu seperti isian kelapa dan gula aren (beberapa daerah menyebutnya inti) yang popular di jajanan tradisional di Indonesia. Rasa pasta kacang merah di Jepang berbeda sama kacang merah Indonesia yang biasanya ada di sup. Kalau kacang merah di Jepang lebih manis rasanya. Nah, ketika dikombinasikan dengan rasa coklat Nestle, kombinasinya cocok. Klop. Rasa manisnya tidak giung (giung = terlalu manis sampai eneg, bahasa Sunda). Ini rasa kit kat yang paling saya suka di antara keempat varian yang Saya beli.

Seluruh kit kat yang dibeli di Jepang amat mudah cair. Jadi emang enak dinikmati dalam keadaan dingin, kayak beng-beng dingin.  Kalau kawan-kawan sempat bertandang ke Jepang, mungkin akivitas nyoba varian rasa kit kat bisa dimasukkan daftar to-do-list. Saya pribadi punya beberapa varian yang ingin banget dicoba seperti rasa Wasabi, pisang, garam (iya, bener, garam laut. Mungkin beriodium juga hahaha) dan apel).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar