Minggu, 06 Januari 2019

Makan Daging Anjing: Aneh Bagi Sebagian Orang, Nikmat Bagi yang Sebagian Lainnya


Di akhir tahun 2018 lalu sempat viral di media soal video tentang seorang anak perempuan yang menanyi lagi berjudul Sayur Kol. Lagu tersebut sebenarnya sederhana, bercerita mengenai seseorang yang pergi ke Siborong-borong, dijemput bibinya, lalu makan daging anjing dengan sayur kol. Siborong-borong merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara. Saya menulis tulisan ini karena lagu ini ternyata menjadi lagu favorit yang sering dinyanyikan oleh saudara sepupu saya yang masih berumur 4 tahun.

Jika kita merupakan orang batak atau orang yang tinggal di Sumatra Utara, memang tidak ada yang aneh dari lagu tersebut. Pergi wisata ke kabupaten Siborong-borong dan menyantap olahan daging asu sewajar wisata ke Lembang dan makan daging kelinci jika diibaratkan di Jawa Barat. Hal yang membuat lagu ini menarik adalah makan daging anjing bukan hal yang wajar menjadi konsumsi mayoritas orang di Indonesia. Jadi mungkin bagi sebagian orang menjadi aneh. Saya jadi teringat ketika sedang berkendara dengan seorang bule dari Jerman di Manado, ia merasa jijik ketika melihat orang Minahasa memotong daging anjing dengan santai di rumah mereka. Bukan hanya orang Indonesia, ternyata orang asing yang terbiasa melihat anjing sebagai binatang peliharaan juga tidak dapat langsung menerima konsep memakan daging anjing.

Lagu tersebut menyebar dengan cepat. Terlebih karena bocah penyanyi yang memviralkan lagu ini di internet, Avika Siahaan, menyanyikannya dengan baik. Harus diakui bahwa suaranya bagus dan enak didengar. Sekarang lagu ini sudah di-cover oleh banyak orang dengan berbagai versi. Masing-masing versi ada yang menyesuaikan liriknya, misalkan versi Sunda oleh akun Youtube Putih Abu-Abu mengganti lirik daging anjing menjadi daging munding (sapi dalam bahasa Sunda). Band Punxgoaran, yang pertama kali meng-upload lagu ini ke Youtube, seharusnya memberikan apresiasi tinggi kepada Avika yang secara tidak langsung membuat nama band ini menjadi lebih populer.

Lagu ‘Sayur Kol’ ini juga cukup enak untuk didengar dan mudah untuk dinyanyikan. Berikut lirik lagunya:

Intro:
Waktu abang pergi ke Siborong-borong
Datang hujan yang amat deras lah
Terkejut abang terheran-heran
Sebab abang belum pernah kesana

Bridge:
Untung datang namboru panjaitan
Martarombo kami di jalan
Diajaknya aku ke rumah dia
Makan daging anjing dengan sayur kol

Reff:
Sayur Kol . . . Sayur Kol . . .
Makan daging anjing dengan sayur kol
Sayur Kol . . . Sayur Kol . . .
Makan daging anjing dengan sayur kol

Tidak ada komentar:

Posting Komentar