Langsung ke konten utama

One Pace, Proyek Fans yang Menawarkan Pengalaman yang Lebih Asyik dalam Menonton One Piece

One Piece menjadi manga favorit pembaca berdasarkan berbagai polling. Saya termasuk orang yang menganggap komik karanan Eiichiro Oda ini sebagai salah satu manga terbaik. Manga ini juga sudah memiliki adaptasi anime yang tayang mingguan. Di Indonesia sempat ditayangkan di RCTI hingga Arc Arabasta. Di Jepang anime One Piece masih tayang di layar kaca setiap pekannya. Walaupun manga-nya menempati peringkat pertama dalam survei namun hal yang sama belum tentu berlaku untuk anime-nya. Walaupun rating anime ini di situs MyAnimeList masih mendapatkan nilai yang cukup baik (sekitar 8,5/10).

Sekarang anime One Piece sudah hampir mencapai 1000 episode. Saya tidak terlalu mengikuti anime karena lebih cepat membaca versi komiknya. Bagi pembaca yang masih mengikuti anime, pernahkah kamu merasa tidak se-enjoy dulu ketika menonton episode-episoe terbaru? Saya pernah mendengar beberapa keluhan kalau pacing anime terlalu lambat dan terasa dipanjang-panjangkan. Misalnya ada cerita tentang pertarungan antara Luffy dengan Charlotte Cracker di Wholecake Island yang di manga dapat selesai dalam 2-3 episode, anime memakan sampai 6 episode.

Salah satu alasan kenapa menonton One Piece mungkin tidak semenarik dulu mungkin karena adaptasi manga ke masing-masing episode yang semakin sedikit. Seorang pengguna di forum 9gag mem-posting perbandingan antara manga chapter per episode sebagai berikut:

Kita dapat melihat waktu jumlah konten manga dalam tiap episode yang semakin menurun secara drastis. Hal ini membuat pengalaman menonton menjadi kurang asyik. Pada arc awal seperti Romance Down ketika Luffy memulai pelayarannya dan Orange Towen ketika bertemu dengan Nami, satu episode dapat mengadaptasi lebih dari 2 chapter dari manga sedangkan di Arc yang baru-baru seperti Whole Cake Island dan Reverie penonton perlu menunggu 2 pekan untuk mendapatkan cerita dari 1 chapter. Akibatya beberapa scene terasa dipanjang-panjangkan dan perlu menambahkan bagian filler yang tidak ada pada manga. Hal ini tidak dapat dihindari akibat tuntuan untuk tayang setiap pekan, sedangkan bisa jadi penerbitan manga di Shonen Jump yang seharusnya setiap pekan jadi tertunda karena beberapa sebab.

 

Jika kamu ingin menonton dan menikmati One Piece kembali, ada proyek dari fans yang membuat kompilasi anime dengan filler-free recut bernama “One Pace”. Proyek ini ingin menawarkan pengalaman yang sama dengan ketika membaca manga dengan memotong anime sehingga kontennya menjadi semirip mungkin dengan manganya. Salah satu contohnya adalah arc Dressrosa yang dianime ditayangkan dalam 118 episode dipotong menjadi 42 episode saja, dengan konten yang stik to the manga. Selain menyajikan pengalaman yang mirip dengan membaca manga, menonton One Pace juga dapat menghemat waktu. Sebagai contoh, kita bisa lihat perbandingan antara episode original dan versi cut oleh One Pace pada video berikut:

Saya kagum dengan sepupu saya yang dapat menonton One Piece dari episode pertama hingga 900-an hanya dalam waktu sekitar dua pekan. Namun jika waktu kita lebih terbatas, One Pace dapat menjadi alternatif yang cocok untuk menonton dan menikmati cerita petulangan Luffy untuk menjadi raja bajak laut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tebak-Tebakan Seru Beserta Jawabannya

Ketika berkumpul dengan teman-teman, obrolan bisa lebih asyik apabila ditambahkan tebak-tebakan seru. Beberapa orang menyebutnya tebak-tebakan kegoblogan karena seringkali jawabannya tidak logis. Di beberapa perguruan tinggi, seperti ITB, permainan ini popular untuk diajarkan taplok (tata tertib kelompok) atau mentor kelompok kepada mahasiswa baru ketika sesi orientasi kampus. Berikut adalah beberapa tebak-tebakan yang popular beserta jawabannya. 1. Black Magic Sebenarnya tidak hanya Black Magic, namun dapat berupa Blue Magic, Polkadot Magic , dll. Intinya, warna yang ditentukan oleh Game Master (GM). Istilah Game Master maksudnya orang yang memberi tebak-tebakan pada permainan. Biasanya GM akan dibantu oleh seorang asisten. GM akan disuruh menutup mata, kemudian orang lain memilih sebuah barang. Dengan dibantu asisten, GM akan berhasil menebak barang yang dipilih. Lalu GM akan bertanya bagaimana caranya. Jawabannya adalah asisten membantu GM menebak dengan menyeb

Contoh Teks MC & Naskah Acara Pelepasan Jenazah

Acara pelepasan jenazah merupakan acara penghormatan terakhir bagi seseorang yang berperan penting dalam sebuah organisasi. Acara ini umum ditemui di institusi pendidikan sebagai bentuk apresiasi dan tanda hormat bagi guru besar (profesor). Acara ini merupakan acara formal dengan suasana yang khidmat dan duka. Urutan acaranya biasanya terdiri dari: Kedatangan jenazah Sholat jenazah Pembacaan riwayat hidup Sambutan keluarga almarhum Sambutan dan pelepasan dari pemimpin Ucapan belasungkawa dari tamu Untuk memudahkan MC dalam memandu jalannya upacara pelepasan jenazah ini, berikut adalah script untuk MC. Bagian yang dicetak tebal dan miring tinggal diganti sesuai dengan konteks siapa yang wafat. Silakan disesuaikan dengan kebutuhan acara kawan-kawan. SCRIPT MC ACARA PELEPASAN JENAZAH (Nama lengkap dan gelar) Hari, tanggal 1.        Announcement Jenazah memasuki ruangan acara, hadirin dipersilakan untuk berdiri. Hadirin dipersilakan untuk duduk kembali

Tips Membuat Cue Card MC yang Keren dengan Mudah, Murah, dan Tahan Lama

Bagi seorang pembaca acara (MC) cue card merupakan salah satu barang yang wajib di bawa untuk melancarkan penampilan. Biasanya sang pembaca acara menuliskan susunan acara, nama dan gelar pembicara, serta hal penting lain mengenai acara yang sedang dipandu. Cue card   (sebagian orang menyebutnya que card ) ini tidak hanya berguna bagi MC, tetapi juga bagi moderator atau public speaker untuk mencatat poin-poin penting yang akan disampaikan ketika berbicara. Ketika tes IELTS, bahkan kita akan diminta membuat cue card sebelum melakukan long speech selama 1 s/d 2 menit di tes speaking part 2. Cue card yang tidak disiapkan dengan baik seringkali akan mengganggu penampilan ketika di atas panggung, bisa karena ukurannya yang terlalu besar atau terlalu kecil, desainnya yang kurang menarik atau alasan lainnya. Pengalaman saya memandu sebuah acara sharing session di sebuah kompetisi keilmuan jurusan Teknik Industri beskala internasional, panitia membuatkan cue card yang seukuran ¾ kali kert