Langsung ke konten utama

Memori yang Tertinggal di Wano

 One Piece merupakan manga yang favorit bagi banyak orang. Manga yang menceritakan tentang seorang pemuda yang ingin menjadi raja bajak laut ini sering mengaduk-ngaduk perasaan pembacanya. Mengikuti cerita demi cerita, pembaca dibuat senang, sedih, terharu, dan pastinya penasaran terhadap kelanjutan kisah petualangannya.

              One Piece juga menjadi manga yang paling saya suka. Namun sudah sejak lama saya tidak melanjutkan membaca komiknya. Terakhir kali saya membaca manga karangan Eiichiro Oda-sensei ini pada tahun 2019, saat cerita baru memasuki arc Wano. Pilihan untuk tidak lagi membaca ketika itu bukan karena tidak suka dengan ceritanya. Malahan saya sangat suka dengan bagian tersebut, yang membuat saya tidak mau merasa penasaran setiap selesai membaca sebuah chapter yang keluar setiap minggu. Saya ingin menunggu jumlah chapter yang keluar lebih banyak, jadi bisa membaca sekaligus.

              Ternyata setelah lebih dari tiga tahun, saya belum melanjutkan kembali membaca judul ini. Walaupun tidak membaca, sedikit banyak saya tahu kelanjutan ceritanya. Banyak spoiler yang ditampilkan di media sosial maupun pembahasan cerita di YouTube. Oh, Luffy sudah berhasil mengalahkan Kaido. Wah, ternyata Yamato, si Putra dari Kaido, tidak jadi bergabung dengan tim Luffy. Sekarang kru bajak laut Topi Jerami sudah meninggalkan Wano dan menuju Elbaf ya. Sayangnya banyaknya bocoran cerita ini belum bisa meyakinkan untuk melanjutkan membaca.

              Malahan saya sering melihat meme yang menyakinkan orang untuk mengikuti cerita One Piece hingga yang terbaru. Bagi penggemar baru yang baru mulai membaca manga atau menonton anime One Piece, fan lama sering memberikan meme yang mengatakan, “Aku akan tunggu di Negeri Wano. Kamu harus datang.” Sejak pertama kali diluncurkan tahun 1999, sudah ada lebih dari 1.000 chapter dan 1.000 episode yang ditayangkan. Kebetulan cerita sedang masuk ke bagian cerita di Wano, Negeri Para Samurai. Jadi maksudnya penggemar yang memulai dari awal perlu melakukan apapun agar dapat menghabiskan cerita yang telah dikisahkan selama lebih dalam 20 tahun ini agar bisa sampai ke cerita teranyar.

One Piece Wano
"Kutunggu Kau di Wano". Sumber: 9gag

              Momen yang menjadi panggilan untuk melanjutkan membaca cerita adalah pesan dari Eiichiro Oda yang mengatakan bahwa cerita di tahun 2023 akan ada pertarungan yang epik. Karakter yang tidak disangka-sangka oleh penggemar akan bertarung. Sang pengarang menyebutnya sebagai The Great Battle Royale. Pertempuran ini pasti akan lebih seru dibandingkan dengan perang di Marine Ford sebelumnya. Saya tidak ingin ketinggalan hype dan terganggu oleh spoiler dari arc perang besar ini. Jadi saya memutuskan untuk membaca lagi.

One Piece
Pernyataan Eiichiro Oda tentang Rencana Perang Besar di 2023

              Arc Wano memiliki struktur seperti pertunjukan Kabuki tradisional yang memiliki lima babak. Babak pertama merupakan protasis sebagai prolog dan pembuka cerita. Babak dua dan tiga berindak sebagai epitasis yang mulai memunculkan konflik dan menaiki puncak. Babak keempat dan kelima merupakan catastrophe ketika alur cerita mulai turun dari klimaksnya.

Cerita Lima Babak. Sumber: Storyboardthat

              Memori saya tentang cerita One Piece masih tertinggal di babak pertama arc Wano. Setelah empat tahun lebih tidak membaca cerita nampaknya banyak tokoh yang tidak saya ingat dan beberapa bagian cerita terlupa. Sepertinya perlu membaca ulang bagian sebeumnya agar dapat mengikuti ceritanya dengan lebih lancar.

Komentar