Langsung ke konten utama

Postingan

Titik Kritis Penentu Halal dan Haram – Halal Center Salman ITB

Tulisan ini merupakan rangkuman Kuliah Halal yang diadakan di Masjid Salman ITB (referensi: @salmanitb) Dahulu jenis makanan kita masih sangat sederhana pengolahannya. Kini, banyak bahan dapat diolah menjadi beragam produk. Namun status kehalalannya menjadi dapat diragukan ( syubhat ). Oleh karena itu, diperlukan identifikasi titik kritis kehalalan bahan atau produk sebelum menetapkan status halal atau haram. Titik kritis inilah yang menjadi bahasan Prof. Slamet Ibrahim, DEA, APT. (Ketua Halal Center Salman ITB) pada Kuliah Halal pertemuan ke lima di GSG YPM Salman ITB, Sabtu tanggal 2 Maret 2019 lalu.  Titik kritis kehalalan bahan dan produk adalah suatu tahapan dalam proses pengolahan, produksi atau manufaktur suatu bahan atau produk yang diduga menggunakan atau terkontaminasi dengan bahan yang telah diharamkan Syariat Islam. Titik Kritis kehalalan ( Halal Critical / Control Poin t) merupakan hasil modifikasi ahli pangan Muslim Amerika yaitu Dr. Mian Riz dari...

Lirik Mars ITB dan Gaudeamus Igitur (Lagu Wisuda)

Berikut adalah lirik Mars Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lagu Gaudeamus Igitur yang biasa dinyanyikan ketika momen sidang terbuka wisuda.  Mars ITB:  Derapkan langkah tatap ke depan ITB citra ganesha Curahkan daya kejarlah cita Bakti pada negara Siapkan diri, teguhkan hati Tegarkan tekad pribadi Langkah dan karya nyatakan pasti Dambaan ibu pertiwi Hai putra bangsa insan persada Tugas mulia menantimu Smangat dan tekad kembangkan slalu Sinar terang pasti datang Kajilah ilmu dan teknologi Seni dan budaya bangsa Kukuhkan sikapmu dan tekadmu mandiri Capai masa gemilang Rentangkan sayapmu pancarkan citra Cerdaskan putra negara Hantarkan bangsa Indonesia Adil makmur sejahtera Gaudeamus Igitur: Gaudeamus igitur Juvenes dum sumus. Post jucundam juventutem Post molestam senectutem Nos habebit humus — Nos habebit humus. Vivat academia! Vivant professores! Vivat membrum quod libet ! Vivant membra quae...

Berwisata Sambil Memaknai Kepahlawanan di Pantai Manglalayang, Manado

Ketika berwisata di Kota Manado, Sulawesi Utara, ada tempat wisata yang dapat membuat kita mengenal Pahlawan-Pahlawan Nasional Indonesia sambil menikmati indahnya pantai di sana. Lokasinya adalah di Patung Wolter Monginsidi di dekat Pantai Malalayang ke arah barat dari pusat kota. Terdapat dua patung pahlawan yang dibangun di sini:  1. Wolter Monginsidi (Kanan)  Robert Wolter Monginsidi lahir di Malalayang, pada tahun 1925. Pada tahun 1940 beliau berjuang melawan penjajah Belanda, ditangkap dan dibunuh pada tahun 1949. Beliau adalah pencetus gerakan Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia Sulawesi (LAPRIS).  Bersama pejuang lainnya, beliau berjuang melawan penjajah Belanda yang ingin menguasai Indonesia.  Pria kelahiran Kota Manado ini dianugerahi Sebagai Pahlawan Nasional Indonesia Pemerintah oleh pada November 6, 1973    2. Kapten Stone Tendean (Kiri)  Pahlawan revolusi Peter Andreas Tendean Kapt CZI (Anumerta) lahir pada tahun 1939 dan m...

Snorkeling di Pantai Amed, Bali

Pemandangan Pantai Amed di Pagi Hari Pantai yang terletak di pesisir timur pulau dewata ini menawarkan beragam biota laut yg cantik di bawah permukaannya.  Airnya yang jernih dan pasirnya yang hitam membuat ikan-ikan yang sedang mengitari terumbu karang terlihat cantik menari-nari.    Salah satu tempat diving yang digandrungi adalah bangkai kapal patrol Jepang yang tenggelam pada perang dunia kedua lalu.  Kapal karam tersebut hanya berjarak 10 m dari bibir pantai.  Pemandangan bawah laut pantai Amed tak kalah indah dengan favourite spot wisatawan di Desa Tulamben, Karangasem.  Dari puncak tebing mata kita dimanjakan dengan pemandangan kapal nelayan yang hilir mudik, bukit yang hijau dan gunung Agung yang menjadi latarnya.  Beningnya air membra terrabu karang terlihat berkilauan dari atas.  Di pagi hari kita dapat menyaksikan sang surya muncul dari horizon laut.  Terpikir untuk menginap?  Jangan khawatir!  Beragam...

Friendship From Indonesia: Membangun Madrasah di Kamboja Sebagai Simbol Persahabatan

Kamboja merupakan destinasi wisata ASEAN yang menarik karena adanya Angkor Wat, salah satu bangunan religi yang pernah masuk 7 keajaiban dunia.  Namun, banyak yang belum tahu bahwa di negara ini terdapat etnis minoritas, bernama Champa, yang mayoritas sudah memeluk agama Islam.  Jika masih ingat, di buku sejarah pernah dicatat bahwa ada ada putri kerajaan Champa yang menikah dengan raja Sriwijaya.    Bersama dengan beberapa relawan lainnya dari tanah air, Kami berencana memberikan donasi dari masyarakat Indonesia dalam rangka pembangunan madrasah di daerah Memot.  Lokasinya adalah di Desa Sanprobey, Provinsi Thbong Khmum, sekitar 6 jam perjalanan darat dari Phnom Penh.  Donasi sendiri sebelumnya telah dikumpulkan melalui kitabisa. Relwan Program Friendship From Indonesia (FFI) bersama Banana Pirates Selain memberikan donasi, para relawan juga mengadakan sesi berbagi kepada anak-anak di sana dalam bentuk pengajaran bahasa Inggris dasar, kesehatan...

Kembali Merasakan Sensasi Budaya Aceh di Bandung Melalui Gelar Budaya Aceh (GBA) 2018

Tari Ratoh Duek pada GBA 2018 Dok: UKA ITB Unit Kebudayaan Aceh (UKA) ITB sukses mengahirkan nuansa budaya Aceh di tanah Padjajaran pada tanggal 18 Maret 2018 lalu melalui acara Gelar Budaya Aceh (GBA).  GBA merupakan acara puncak dari  event  tiga tahunan UKA yang diselenggarakan di Bandung.  Sebelum acara puncak di Sasana Budaya Ganesha ini ada berbagai rangkaian kegiatan seperti pre-event di CFD Dago, Pameran & wisata kuliner, dan yang baru ditahun ini, pemutaran film di night bus Jl. Soekarno (sebelah miseum KAA).  Tema GBA tahun ini adalah tsunami, yang tergambar dari logo, publikasi, movie yang diputar hingga penampilan drama. Pada acara puncak sendiri ada tarian-tarian tradisional Aceh yang dibawakan oleh UKA, sepeti tari Ranup Lampuan (tarian penyambutan), tari Ratoh Duek, dan tari Rapai Geleng, penampilan musik dari Apache13, musikalisasi yang dibawakan oleh seniman Fikar W. Eda, tarian tradisonal suku Gayo, tari Saman yang ditarikan oleh...

Lirik Lagu Syukur PSM ITB

Lagu Syukur yang digubah oleh Pak Husein Mutahar merupakan salah satu lagu wajib nasional yang sering dibawakan ketika upacara. Di kampus kami, lagu ini biasa dibawakan setelah pembacaan doa dan sebelum penutupan acara. Ditambah lagi dengan pembawaan lagu oleh Paduan Suara Mahasiswa (PSM) yang membuat suasana khusyuk dan sendu membuat saya pribadi lebih dapat menghayati maksud dari lagu tersebut. Berikut lirik lagu Syukur Dari yakinku teguh Hati ikhlasku penuh Akan karuniamu Tanah air pusaka Indonesia merdeka Syukur aku sembahkan KehadiratMu Tuhan Dari yakinku teguh Cinta ikhlasku penuh Akan jasa usaha Pahlawanku yang baka Indonesia merdeka Syukur aku hanjukkan Kehadapanmu tuan Tautan untuk menonton video PSM ITB yang menyanyikan lagu syukur ketika acara Sidang Terbuka Wisuda dapat dilihat pada link berikut: 

Nostalgia Anime Digimon dengan Lagu Mimpi Tiada Akhir oleh Rei

Anime Digimon merupakan salah satu film favorit saya ketika kecil. Salah satu alasannya adalah karena  saya suka konsep persahabatan dan petualangan di dunia digital dengan mahkluk seperti monster itu. Digimon seri pertama yang tayang di TV sebenarnya saya tidak terlalu ingat detil ceritanya. Tapi momen yang paling menjadi kenangan adalah ketika perpisahan anak-anak dengan para digimon partner mereka ketika akan kembali ke dunia nyata. Saya ingat menangis haru ketika itu. Kalau dipikir-pikir lucu juga ya bisa menangis karena tokoh kartun khayalan saja. Hal lain yang saya sukai dari Digimon adalah lagu opening -nya yang nadanya bersemangat dan liriknya yang bagus. Bahkan ketika karaoke beberapa kali saya sempat me- request untuk menyanyikan lagu tersebut. Ketika tahun 2015 di- release anime Digimon Tri yang merupakan kelanjutan anime Digimon seri sebelumnya dan menggunakan opening Butterfly kembali, saya senang karena merasakan nostalgia kegembiraan ketika menonton Digimon ...

Lirik Lagu Mengheningkan Cipta PSM ITB

Sewaktu acara seremonial di kampus, biasanya setelah menyanyikan lagi kebangsaan Indonesia, ada sesi mengheningkan cipta yang dipimpin oleh rektor: "m arilah kita mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa dan para pahlawan pendidikan yang telah mendahului kita. Mengheningkan cipta dimulai." Paduan Suara Mahasiswa (PSM) ITB menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta . Pada awalnya  saya merasa aneh dengan lagu yang dinyanyikan, karena liriknya tidak biasa. Kalau lagu Mengheningkan Cipta yang biasa kita dengar liriknya seperti ini:  Dengan seluruh angkasa raya memuji Pahlawan negara Nan gugur remaja di ribaan bendera Bela nusa bangsa Kau kukenang wahai bunga putra bangsa Harga jasa Kau cahya pelita Bagi Indonesia merdeka Kalau yang dibawakan oleh PSM, lagu dengan nada yang sama dibawakan dengan lirik yang berbeda. Saya cari di internet sepertinya belum ada yang menuliskan syair ini di internet. Siapa tau ada yang membutuhkan, berikut syai...

Lirik Hymne MTI ITB (Keluarga Mahasiswa Teknik Industri ITB)

Berikut adalah lirik lagu hymne himpunan MTI ITB (Keluarga Mahasiswa Teknik Industri ITB) yang biasa dinyanyikan ketika prosesi pelantikan anggota muda dan syukuran wisuda: Hymne  MTI Kami   putera   puteri   bangsa Pilar   harapan   negara Menggoreskan   tekad   serta   tanggung   jawab Memohon   pada  Yang  Maha   Kuasa Bersatu   menggenggam   erat Menggalang   kebersamaan Segenap civitas akademika Institut Teknologi Bandung Berjuang menuntut ilmu Berbakti, berkarya Mengemban tugas nan suci Di bawah panji Teknik Industri Melangkah meraih cita Demi nusa dan bangsa Indonesia Di bawah naungan panji Teknik Industri